Anakku Tumbuh Cerdas dan Sehat

  komentar

Anakku Tumbuh Cerdas dan Sehat

 

Membesarkan anak tumbuh optimal adalah tugas yang tidak ringan. Kita harus siap mengorbankan tenaga, pikiran dan pendapatan. Sangat merugi seandainya pengorbanan kita hanya menghasilkan hasil yang minim dari harapan. Karenanya, sebagai orang tua kita dituntut untuk cerdas bertindak dalam membesarkan anak kita.

Satu hal yang perlu diingat oleh setiap orang tua adalah perkembangan anak yang positif. Kita harus tahu betul apa arti cerdas bagi anak. Anak yang cerdas bukanlah anak yang pintar melakukan atau menirukan apapun yang mereka lihat dan mereka dengar. Karenanya, sebagai orang tua yang bijak, janganlah kita bangga ketika melihat anak kita begitu fasih menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, atau pandai menirukan gerakan-gerakan erotis dalam beberapa lagu dewasa.

Cerdas yang sesungguhnya adalah mengerti dan memahami apa-apa yang ada disekitarnya sebagai sarana untuk mengembangkan diri dan kepribadiannya kelak. Misalnya, anak dikenalkan menyanyi dengan tujuan untuk mempermudah anak dalam menghafalkan dan mengenali segala hal yang ada disekitarnya. Menyanyi yang positif bagi anak adalah menyanyi hanya dalam batasan untuk mengembangkan milyaran potensi otaknya yang besar.

Hal kedua yang perlu diingat oleh orangtua adalah kesehatannya. Kesehatan anak sngat penting bagi masa depannya. Jangan sampai perkembangan anak kita terhambat karena faktor lemahnya kesehatan mereka. Orang tua harus benar-benar memperhatikan kesehatan anak-anaknya. Sungguh sangat disayangkan jika anak kita sudah terbiasa dengan makanan siap saji atau makan instan sejak dini. Berilah mereka hanya dengan makanan yang alami.

Ada suatu pengalaman menarik yang bisa kita jadikan pedoman untuk mengukur kekuatan kesehatan kita. Suatu hari saya ada acara mendadak keluar kota selama tiga hari. Sebelum berangkat, seperti biasanya saya memasak nasi di dalam rice cooker. Kebetulan beras yang saya gunakan adalah beras organik pemberian teman saya- Biasanya saya menggunakan beras-beras non organik-. Karena kepergian saya mendadak, maka nasi di dalam rice cooker belum sempat saya makan. Sebelum berangkat saya hanya mematikan rice cooker saja tanpa membuang nasi yang di rice cooker. Dan hasilnya sangat luar biasa. Nasi tersebut tidak basi meski tidak saya panasi selama tiga hari.

Ada beberapa hal yang saya simpulkan. Makhluk hidup (beras) yang diberi bahan kimia hanya mampu bertahan setengah hari dan mampu bertahan berhari-hari ketika bebas dari pengaruh bahan kimia. Lalu bagaimana dengan manusia? Sehingga wajar jika kisah orangtua masa lalu sangat sehat dan memiliki umur yang jauh lebih panjang dari pada orang zaman sekarang. Jika demikian, akankah kita tega membiasakan anak-anak kita dengan makanan orang zaman sekarang?





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer