My Mommy, My Princess

  komentar

Para ibu umumnya berpikir bahwa semua act of services yang mereka lakukan bagi anak-anaknya, mereka lakukan dengan ikhlas, sehingga seringkali mereka lupa untuk mengajarkan anak-anak untuk menunjukkan apresiasi terhadap ibu mereka.

Jika Anda adalah seorang ibu yang memiliki anak laki-laki, kita bertanggung jawab untuk mendidik dan melatih dia untuk menjadi seorang pria sejati, yang menghargai dan memperlakukan seorang wanita dengan penuh hormat.

Hanya ibu yang dapat mengarahkan anak laki-lakinya untuk menjadi seorang “perfect gentleman”, karena ibu adalah seorang wanita, maka ialah yang paling tahu bagaimana seorang wanita ingin diperlakukan oleh seorang pria.

Ketika saya membagikan pemikiran ini kepada seorang teman, segera ia berkata, ”Alangkah bahagianya menantu kita kelak karena kita sudah mendidik putera kita dengan baik.”

Saya yakin jika putera saya dapat menghargai seorang wanita selayaknya seorang puteri raja, maka ia hanya layak untuk mendapatkan seorang puteri raja sebagai istrinya. Jadi secara tidak langsung, saya sedang memberikan pengertian kepadanya tentang nilai dari seorang wanita yang baik dan bagaimana menghargainya.

Berikan pengertian kepada putera kita bahwa nilai seorang wanita bukan dari fisiknya, makanya ia tidak boleh menilai wanita hanya dari penampilan luarnya saja.

Ajarkan mereka untuk menjadi pendengar yang baik. Caranya, biasakan untuk terlibat dalam sebuah percakapan dengannya. Latih mereka untuk sabar mendengarkan sampai kita menyelesaikan sebuah kalimat tanpa berusaha untuk memotong perkataan kita.

Ajarkan mereka untuk memberikan compliment (kata-kata yang berisi penghargaan). Caranya, mungkin dengan menanyakan kepada mereka apakah kita terlihat cantik dengan baju yang kita kenakan. Atau apakah mereka suka dengan masakan yang kita hidangkan. Latih mereka untuk bertutur kata dengan sopan dan lembut dalam memberi jawab kepada seorang wanita.

Ajarkan mereka untuk peka dan cepat tanggap terhadap perasaan dan keadaan kita. Dimulai dengan memberitahukan apa yang kita rasakan atau inginkan, misalnya ketika kita sedang sedih, bahagia, atau letih, dan sebagainya. Latih mereka untuk memberi respon yang tepat terhadap setiap keadaan.

Sebagai contoh, minta mereka untuk membantu membawakan kantung belanja (groceries) pada saat kita kewalahan untuk membawa semuanya sendiri. Lambat-laun mereka akan dapat menerka apa yang sedang kita rasakan hanya dengan melihat ekspresi maupun bahasa tubuh kita. Putera saya, Nathan, sering menawarkan diri untuk memijat dahi saya ketika ia melihat bahwa saya sedang kelelahan. Pada saat-saat tertentu ia tahu bahwa saya membutuhkan sedikit ketenangan, maka ia akan mengajak adiknya untuk bermain di ruangan lain.

Jangan salah mengerti dan menganggap bahwa saya sedang “memanipulasi’ putera saya sendiri, karena memang bukan itu tujuan saya. Saya sedang mempersiapkan dia untuk menjadi suami yang terbaik bagi istrinya kelak dan sekaligus ayah yang terbaik bagi anak-anaknya di kemudian hari.

Saya percaya, sebagai wanita, kita dipercaya untuk membangun sebuah generasi. Kita semua tahu bahwa unit terkecil dari sebuah generasi adalah seorang individu. Jika kita berhasil membangun seorang individu, kita berada di jalur yang benar. Bayangkan bahwa putera yang kita didik kelak akan menjadi seorang pria yang membangun keluarganya dengan baik.

Kita tahu bahwa keluarga adalah unit kelompok terkecil dari masyarakat. Jadi apabila putera kita kelak berhasil membina sebuah keluarga yang dapat menjadi teladan dan berkat, maka pada akhirnya apa sedang yang kita lakukan sekarang akan memberkati masyarakat di masa yang akan datang.

Jika Anda memiliki anak perempuan, you are her role model. Being a Princess is not about how you look, but it is about your attitude. Ajarkan puteri Anda untuk menilai dirinya tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Penampilan penting tapi bukanlah segala-galanya. Lebih utama membangun kepribadian dan karakter yang baik serta memiliki nilai kehidupan yang dapat dibanggakan.

A princess would not manipulate with her look, but she will charm her prince with her character.

Thoughts on Building Our Little Man:
Mothers are the perfect trainer to build a perfect gentleman. When I see my little man, I see a Godly man, a loving husband, and a wonderful father. He is not there yet, but someday I know he will be.

Happy Mother’s day,


Hanna carol





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer