Aldi Bocah 2 Tahun Perokok
komentar
Kini bukan saja membuat masyarakat bertanya-tanya kenapa banyak anak kecil yang merokok apalagi yang baru berusia 2 tahun, media-media asing pun ramai membicarakannya. Bisa dicek di Google masukkan saja keynya "indonesia 2 years children smoking" langsung muncul media-media asing yang memberitakan.
Nah sekarang bagaimana sikap pemerintah. Yang saya dengar pemerintah baru mau menindak lanjuti, kok baru ditindak lanjuti? katanya karena pemerintah daerah tidak melaporkannya.
Masyarakat kembali dihebohkan dengan ulah seorang bocah berusia dua tahun bernama Aldi yang memiliki kebiasaan tidak lazim, yakni merokok.
Seperti yang dilansir oleh okezone, kebiasaan Aldi ini terbilang memberatkan ekonomi keluarganya. Betapa tidak, dalam sehari saja orang tuanya harus mengeluarkan uang hampir Rp50.000.
"Ya terpaksa itu harus beli rokok. Kalau tidak dibeliin dia (Aldi) kepalanya sakit," ujar sang ibu, Senin (10/5/2010).
Sang ibu, Diana mengaku tidak khawatir, Aldi bakal terserang penyakit paru-paru atau penyakit lainnya. Beberapa waktu lalu dia memeriksakan Aldi ke seorang dokterm. Hasilnya Aldi dinyatakan sehat dan tidak mempunyai penyakit akibat kebiasaannya tersebut.
Hingga kini kedua orang tuanya tidak melarang kebiasaan merokok Aldi, karena takut Aldi sakit kepala dan kembali menangis.
Menurut psikolog Ida Poernomo Sigit Sidi, kebiasaan Aldi merokok lebih disebabkan oleh faktor lingkungan, di mana anak tersebut meniru apa yang dilakukan orang-orang terdekatnya.
Untuk menyelamatkan Aldi terutama menyangkut perkembangan prilaku dan kesehatannya yang masih berusia dini, Aldi harus dipisahkan dari lingkungan yang memberi pengaruh buruk. Karena pada dasarnya orang tualah yang bisa mengatur dan mengarahkan sang anak, bukan sebaliknya. Jadi wajar kalau dilihat dikomentar-komentar media asing, banyak yang bilang bahwa kesalahan ini murni akibat ulah orang tuanya.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


