Angklung Alat Musik Tradisional yang Asik dan Menarik
komentar
Masih teringat di memori saya kegiatan waktu TK ketika memainkan Angklung, bunyi-bunyi yang kahs keluar dari alat musik tradisional yang terbuat dari bambu itu. Sangat mengasikkan ketika bermain angklung sehingga membuat anak-anak kecil seumuran saya dulu merasa tertarik untuk memainkan angklung. Sampai sekarang Angklung kalau kata saya semakin terkenal, salah satunya yang terkenal di Bandung yaitu Saung Angklung Udjo, tempat wisata, arena pertunjukan, pusat kerajinan, workshop sampai tempat pendidikan dan pelatihan Angklung di Bandung.
Angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalah salendro dan pelog.
Filosofi Angklung
Menurut Karuhun Urang Sunda jaman dahulu,kehidupan manusia diibaratkan seperti tabung angklung. Tabung tersebut mempersonifikasikan manusia itu sendiri. Angklung bukanlah sebuah angklung apabila ia hanya terdiri dari satu tabung saja. Itu mengibaratkan layaknya manusia yang tidak dapat hidup sendiri (individu) tetapi juga menggambarkan bahwa manusia hidup bersosialisasi .
Tak hanya itu, tabung angklung yang tediri dari tabung besar dan kecil mengibaratkan perkembangan manusia. Tabung kecil (sebelah kiri) merupakan gambaran manusia yang memiliki cita – cita dan upaya untuk menjadi besar (tabung besar – sebelah kanan). Kedua tabung tersebut mempunyai makna bahwa manusia tahu dan paham akan batasan – batasan dirinya, layaknya kedua tabung angklung yang dibunyikan beriringan menghasilkan harmonisasi, manusia pun berjalan beriringan menciptakan keharmonisasian dalam kehidupan masyarakat.
Bagian – Bagian Angklung

Angklung terdiri dari beberapa bagian
1. Tabung sora yang terdiri dari 2 Tabung
a. Tabung kecil terletak di sebelah kiri dan,
b. Tabung besar yang berada di sebelah kanan
2. Ancak yaitu bagian rangka Angklung yang dibagi menjadi beberapa bagian
c. Jejer bagian dari ancak (rangka angklung)
d. Tabung dasar (bawah)
e. Palang Gantung sebagai penyangga tabung sora
Untuk cara pembuatannya bisa langsung ke tkp ke website ahlinya
Atau mendownload file ini (dr saung Udjo)
Sejarah
Terciptanya alat musik angklung yang terbuat dari bambu berasal dari pandangan hidup masyarakat Sunda yang agraris dengan kehidupan yang bersumber pada makanan pokok berupa padi ( pare ) ini dilahirkan dari mitos pada Nji Sri Pohaci sebagai Dewi Sri pemberi kehidupan ( hirup hurip ) perenungan masyarakat Sunda dahulu dalam mengelola Pertanian (tetaten) terutama pertanian sawah dan ladang ( huma ) telah melahirkan syair lagu sebagai penghormatan dan persembahan kepada Nyi Sri Pohaci dan sebagai tolak bala agar bercocok tanam mereka tidak mendatangkan malapetaka.
Angklung Go International
Rihanna "Umbrella" - Angklung/Bamboo Version
sumber : bandungkab.go.id. wikipedia, angklung-udjo.co.id
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


