Bandung - Off-road van Java

  komentar


Masih inget sewaktu sd dulu jalan di Bandung masih tidak seramai sekarang, kondisi jalan juga masih baik. Tetapi sekarang bisa dihitung jalan di Bandung yang kondisinya mulus dari ujung ke ujung. Seiring dengan peningkatan volume kendaraan, plus cuaca yang tambah kacau dengan curah hujan yang cukup tinggi. Mungkin pemerintah harus membuka matanya dan jangan memakan gaji buta saja. Jalan-jalan di Bandung sangat memprihatinkan, banyak lubang-lubang yang sangat berbahaya bagi para pengguna jalan. Kalau kita tahu akan kata-kata "Bandung, Paris van Java" mungkin untuk kondisi jalan saya lebih tertarik menyebutkan "Bandung, Off-road van Java".

Kondisi jalan rusak kayanya lebih merata tidak hanya pada daerah kota bandung tetapi juga pada kabupaten Bandung. Saya salah satu korban yang sering merasakan saat naik motor mesti berjibaku melewati lubang-lubang. Saat hendak pergi mesti macet karenakendaraan berjalan lambat untuk melewati lubang, karena kebayang kalau mobil-mobil pada ngebut bisa saja ass mobilnya patah atau motor-motor pun lebih berbahaya bisa-bisa pengendara kehilangan nyawanya. Sangat miris ketika kita sebagai pengguna jalan, pengguna kendaraan bermotor yang selalu rajin membayar pajak ini itu, diberikan aturan ini itu, tetapi pemerintah kenapa tidak melihat diri sendiri terlebih dahulu. Mulai dari kondisi jalan yang sangat tidak layak sampai dengan penerangan jalan yang sering mati dan rambu-rambu lalu lintas yang mati. Saya merasa berjalan didalam hutan yang tanpa rambu, kondisi jalan seadanya cuman bedanya kalau disini ditambah polusi dan kemacetan.

Salah satu contohnya saat saay masih kuliah di daerah Bandung Selatan, melewati jalan yang merupakan jalan Industri. Sudah kebayang yang melewatinya bukan hanya mobil penumpang tetapi mobil-mobil besar seperti bis karyawan, truk-truk sampai kontainer. Jalan yang hanya berukuran 2 mobil dengan pembuangan air (gorong-gorong) yang seadanya, jalan yang hanya di aspal asal-asalan, sudah kebayang saya berasa melewati rawa-rawa, lubang dimana-mana. Apalagi ketiga jalan sudah ditutupi dengan air kita tidak tahu mana yang lubang mana yang tidak, sungguh sangat membahayakan nyawa. Kondisi di kota tidak jauh beda, masih teringat ada beberapa biker yang jatuh terporosok akibat jalan yang lubang, di daerah asia afrika yang katanya daerah perkantoran, jalan protokol lah katanya sih tapi kok banjir ketika hujan datang. Istilah Paris van Java kayanya sudah jauh dari kondisi Bandung sekarang.





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer