Biografi Mario Teguh
komentar
MARIO TEGUH (Sang Motivator Ulung)
Sosok Mario Teguh mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda penggemar acara Golden Ways. Ya, sosok tersebut memanglah seorang yang mempunyai jiwa besar dan berpengaruh bagi orang lain. Itu tidak heran karena dia adalah seorang konsulat dan pemberi motivasi bagi banyak kalangan mulai dari kalangan atas sampai kalangan bawah sekalipun. Selain itu beliau juga seorang muslim yang kuat. Mungkin sebagian orang merasa kaget setelah mendengar bahwa Mario Teguh adalah seorang muslim. Ya, hal itu memang beralasan karena ketika dirinya membawakan acara Golden Ways, dia selalu menyebut kata tuhan yang dapat diartikan sebagai kata ganti dari ?Allah?, sehingga sebagian orang berpikir bahwa Mario Teguh adalah seorang Non-muslim . Kemusliman dari Mario Teguh sendiri terungkap di depan publik setelah dia menunjukkan fotonya saat melakukan ibadah umrah di Mekkah di sela-sela wawancaranya di TV swasta. Pria yang bernama asli Sis Maryono Teguh ini sendiri lahir di Makassar, 5 Maret 1956 dari keluarga yang cukup berada.
Dari riwayat pendidikannya, Mario Teguh termasuk orang yang cukup pandai. Hal itu dibuktikanya dengan meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan di (IKIP) Malang. Selain di dalam negeri, dia juga sempat mengambil kuliah di beberapa negara maju di dunia. Contohnya saja saat dia mengambil kuliah jurusan Internatioal Businnes di Sophia University, Tokyo, Jepang. Kemudian, di tahun 1983 dia juga sempat mengambil jurusan Operations Systems di Indian University di Chicago, Amerika Serikat. Selain kuliah, masa-masa SMA Mario Teguh juga dihabiskan di Luar negeri tepatnya di sekolah Jurusan Arsitektur New Trier West High di Chicago, Amerika Serikat.
Awal karir Mario Teguh dimulai saat dia menjabat sebagai Head of Sales di Citibank Indonesia pada tahun(1983 ? 1986). Setelah itu dia berpindah ke BSB Bank dan menjabat sebagai Manager Businness Development. Karir Mario Teguh memang tidak jauh-jauh dari bidang perbankan. Hal itu terbukti dengan inisiatifnya bekerja di Aspac Bank denga jabatan sebagai Vice President Marketing & Organization Development. Karirnya sedikit berubah saat dia menjabat sebagai CEO, Senior Consultant, Spesialisasi, dan Business Effectiveness Consultant di Exnal Corp Jakarta pada tahun 1994-sekarang. Setelah itu dia juga sempat membawakan sebuah acara bertajuk Business Art di O'Channel. Namun namanya mulai dikenal luas oleh masyarakat ketika ia membawakan acara Golden Ways di Metro TV. Ya, acara tersebut memang sangatlah cocok bagi dirinya, karena tujuan acara itu sendiri adalah untuk memberi masukan/motivasi yang inspiratif bagi banyak kalangan. Sejak saat itulah, dia di cap sebagai salah satu motivator termahal dan paling digemari di Indonesia. Selain menjadi pembawa acara, dia juga berperan aktif terhadap terbentuknya komunitas Mario Teguh Super Club (MTSC).
Disamping seorang konsulat/pemberi motivasi yang notabene hanya menyalurkan motivasinya lewat kata-kata, ternyata seorang Mario Teguh juga menuangkan motivasi tersebut kedalam beberapa buku karyanya sendiri. Buku pertamanya adalah Becoming a Star yang diluncurkan di pasaran pada tahun 2006. Masih pada taun yang sama, dia juga merilis buku berjudul One Million Second Chances (2006). Tiga tahun kemudian 2 buku karyanya juga sukses dirilis, yaiu Life Changer dan Leadership Golden Ways.
Pada tahun 2010 Mario Teguh berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai Motivator dengan Facebook Fans terbesar di dunia. Pada tahun yang sama pula, dia juga terpilih sebagai satu dari 8 Tokoh Perubahan 2009 versi Republika surat kabar yang terbit di Jakarta.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


