Bisnis Bimbel
komentar
Pada waktu kelas 3 SMA, saya terpaksa ikutan bimbel di sekolah, dengan harapan bisa lulus ujian masuk perguruan tinggi negeri (UMPTN) karena otak saya memang tidak pintar.
Bimbel tersebut berjudul BTA (bukan bete ah yaw wakakakakakak) alias bimbingan tes alumni. Yang mengajar adalah alumni SMA saya, yang sukses kemudian di sela-sela waktu luang berkumpul untuk membuka bisnis bimbel alias bimbingan belajar.
Jelas, waktu itu saya harus bayar lebih banyak dari uang sekolah saya. Padahal bimbelnya sehari cuma 2 jam, dan seminggu hanya 3 kali pertemuan.
Hasilnya? Tidak ada. Saya lulus UMPTN karena saya mengadopsi logika anak SD ketika menjalankan ujian masuk tersebut.
Ternyata, saya lebih pintar daripada guru bimbel, hehehe..
Mengapa bisnis bimbel?
Karena bisnis ini tidak akan mati. Selama anda bisa mengolah sistem administrasinya, maka bisnis ini akan membayar anda dengan profit yang tinggi dan legal.
Anda cuma perlu tempat, tenaga pengajar dan iklan yang hebat. Sedangkan materi pelajaran, tidak jauh-jauh dari sisa soal ujian masuk tahun lalu, bahkan sampai 5 tahun lalu, dengan isu bahwa soal-soal tersebut cuma direcycled setiap 5 tahun.
Lalu, berapa banyak bisnis bimbel yang berkembang? Sejauh yang saya tahu, ada primagama, teknos, ssc, ganesha, dan lain-lain.
Bahkan untuk beberapa kampus swasta, mereka juga mencuri potongan kue dengan cara mengadakan bimbel khusus supaya cepat masuk kampus mereka.
Di ITB, ada bimbel untuk bisa lolos ujian masuk FSRD ITB, dengan judul vila merah.
Anehnya, walaupun sudah jaman internet, bimbel masih tetap laku. Padahal, sekarang udah gak jaman lagi hal-hal yang seperti itu. Mungkin karena gengsi orang tua supaya anaknya masuk PTN ternama, yang notabene nya uang kuliah di PTN cuma selisih 5% dari uang kuliah di PTS.
Beda dengan jaman saya kuliah, yang cuma bayar RP 90.000 per semester termasuk ujian semester, bersih. Tanpa uang apa-apa lagi.
So, apakah anda tertarik untuk memulai bisnis baru? Coba deh untuk menguasai sistem bisnis bimbel ini, saya yakin, anda tidak akan kecewa karena pasar nya masih luas sekali.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


