Cara Mengatasi Trauma
komentar
Trauma atau phobia memang merupakan suatu hal yang unik, bahkan bisa dikatakan aneh oleh sebagian orang. Sebut saja contohnya orang yang menderita trauma terhadap kegelapan atau penderita claustrophobia (orang yang takut dengan area yang sempit). Hal tersebut mungkin saja dikarenakan oleh kejadian yang dialami oleh si pengidap trauma pada saat masa kecilnya.
Jika tidak ditangani dengan benar, trauma dapat mempengaruhi kepribadian seseorang (perubahan kepribadian). Seperti paranoid (mudah curiga) misalnya. Kesulitan hal ini adalah jarang sekali penderita dengan kesadarannya untuk datang kepada para ahli. Apalagi stigma yang beredar dimasyarakat bahwa psikiater identik dengan dokter untuk orang sakit jiwa atau gila.
Lalu bagaimana cara mengatasi dan menghilangkan masalah trauma? Berbagai model psikoterapi telah dikembangakan untuk mengatasi PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), seperti, terapi perilaku, desensitisasi, hipnoterapi, semuanya cukup efektif asal penderita juga mendapatkan dukungan dari masyarakat lingkunganya dan juga orang terdekatnya.
Perlu untuk dibedakan, apakah seseorang sudah mengarah pada PTSD (Gangguan stress pasca trauma) atau masih PTS (post traumatic sympton). Kalaupun masih PTS tidak akan sampai menimbulkan gangguan berat, masih dapat ditangani oleh psikolog yang terlatih. Yang perlu dilakukan adalah jangan sampai PTS menjadi PTSD.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


