CUKA, Bukan Hanya Untuk Masakan

  komentar


Yang kita kenal tentang cuka, umumnya sebagai bahan tambahan penyedap masakan bukan? Sebenarnya, selain sebagai bahan penyedap, cuka bisa juga digunakan untuk mengatasi beberapa gangguan kesehatan.

Diketahui, cuka adalah asam asetat, yaitu suatu cairan yang dibuat melalui proses fermentasi etanol. Cuka alamiah mengandung sejumlah asam lain, seperti asam malat dan asam tartrat.

Derajad keasaman cuka berkisar antara 2-3,5. Cuka yang diperdagangkan mempunyai derajad keasaman 2. Sedemikian kuatnya sifat keasamannya, sehingga cuka mampu memusnahkan bakteri.

- Cairan asam cuka yang diguyurkan pada luka dapat menghindari infeksi, sehingga bagi siapa yang tahan dengan bau asam cuka dapat mencobanya sebagai desinfektan pada luka atau nyeri.

- Mengatasi infeksi pada saluran dalam telinga yang terjadi setelah berenang. Cukup dengan meneteskan beberapa tetes campuran cuka dan alkohol dengan perbandingan yang sama.

- Bila jari kaki sulit sembuh akibat infeksi, coba rendam dengan larutan cuka. Hasilnya akan cukup menggembirakan.

- Cuka yang digunakan sebagai pencuci rambut, akan mudah menghilangkan sisa shampo, sisa sabun atau kondisioner.

- Manfaat cuka yang cukup menarik adalah mengatasi gangguan saluran pencernaan makanan akibat kekurangan asam lambung. Caranya minum satu sendok teh cuka sesudah makan. Namun yang mesti dicatat, bila gangguan itu karena kelebihan asam lambung, maka penambahan cuka justru akan memperburuk keadaan.

- Cuka yang dioleskan pada luka bakar, akibat sengatan matahari akan menguap dengan cepat dan menimbulkan rasa dingin sehingga luka yang akan membengkak tidak akan terasa nyeri.

- Mengatasi gigitan nyamuk, lebah dan binatang lain, dengan cara mengoleskan cuka pada bekas gigitan. Zat beracun yang dikeluarkan serangga saat menggigit akan dapat dinetraliser oleh cuka sehingga pembengkakan yang lebih parah dapat dicegah dan luka dapat disembuhkan.

- Mengatasi sakit kepala dengan membasahi selembar kain dengan larutan cuka apel dan mengikat di daerah kepala.

- Mengatasi nyeri tenggorokan, ambil satu sendok makan cuka dan masukkan ke dalam satu gelas air hangat, aduk dan gunakan untuk berkumur.

- Mengontrol kadar gula darah, dua sendok makan cuka tambahkan pada makanan. Ini akan menurunkan kadar glikemik dai makanan yang mengandung karbohidrat.

- Menambahkan cuka bersama makanan, akan menimbulkan rasa kenyang. Dengan demikian, makanan yang kita konsumsi akan berkurang.

 Yang perlu dicermati adalah, ada banyak cuka yang ada di pasaran. Semestinya kita memilih cuka dengan:
- kemasan yang masih baik.
- akan lebih baik kalau produk itu mencantumkan label pada kemasannya yang berisi: nomor pendaftaran, kadar asam cuka, dosis, aturan pemakaian dan penyimpanannya!

Adakah kita mempunyai permasalahan dari salah satu yang diuraikan di atas? Bila iya, tidak ada salahnya untuk mencobanya bukan!

Ya, pengetahuan terhadap bahan-bahan di sekitar kita sedikit banyak akan membantu kita dalam mengatasi beberapa masalah kesehatan!

Sumber tulisan: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine/2071942-cuka-tak-hanya-untuk-masakan/

Sumber gambar: anaxmuda.blogspot.com





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer