Danny Oei Wirianto CMO Kaskus
komentar
Sepulang dari FOWAB, iseng mencari tulisan ttng salah satu mimin kaskus, yup Danny Oei Wirianto, maka sampailah saya di tulisan pada website milik PT Djarum - beswandjarum.com. Berikut ini saya bagi artikel menjadi 2 bagian karena cukup panjang, satu di kategori forum dan satu di kategori Internet.
Sebagai Komunitas terbesar di Indonesia, Kaskus ditemukan pertama kali oleh Andrew Darwis di Seattle, USA pada tahun 1999. KASKUS terkenal dengan muatan lokal yang unik khususnya dalam penggunaan bahasa sehari-hari khas KASKUS. Kesamaan dalam hobi dan ketertarikan akan suatu hal menjadi faktor penting yang menyatukan setiap orang tersebut, tanpa peduli dengan latar belakang masing-masing orang dalam komunitas tersebut. Berdasarkan data dari Alexa, tahun 2010 ini KASKUS berada di peringkat satu sebagai website komunitas dan peringkat enam sebagai website yang paling banyak di akses.
Seseorang dibalik kesuksesan Kaskus adalah Danny Oei Wirianto. Pendiri SemutApi Colony ini menjabat sebagai Chief Marketing Officer KASKUS. Danny telah sukses merubah citra KASKUS sehingga menjadi bintang seperti sekarang ini. Melalui beragam upaya dan publikasi telah sukses mengangkat image KASKUS dimata masyarakat, sebagai website yang berdedikasi tinggi untuk interaksi sosial dan perkembangan komunitas. Danny juga berusaha untuk meningkatkan pengetahuan website ini dengan menekankan solidaritas antar anggota melalui seminar, talk show interaktif, atau gathering.
Danny dikenal sebagai pelopor dalam mengubah citra KASKUS Networks dan juga menciptakan strategi pelaksanaan dan pengelolaan program pemasaran dan penjualan. Pria kelahiran Jakarta, 1 November 1974 ini mendapat gelar kehormatan BFA dari Kendall College of Art and Design, telah menunjukan kemampuannya dalam menangani merek yang mendunia (global brands), khususnya pada Agency.com, dimana ia memimpin inisiatif joint venture di Seoul, Korea. Danny juga terpilih menjadi Tokoh Kita Beswan Djarum dibulan Maret. [Septian (Redaksi)-beswandjarum.com]
Dari presentasi di FOWAB barusan, terbuka beberapa ide-ide yang mungkin harus segera dieksekusi. Dan ada kalimat yang diucapkan oleh dia yang sama dengan pikiran saya, bahwa Indonesia masih terjajah tapi bukan penjajahan dalam fisik or kaya zaman penjajahan dulu. Salah satu bentuk penjajahan yaitu di content digital, contohnya saja coba deh liat urutan 100 trafik di Alexa dan coba list berapa jumlah website yang asli Indonesia dan milik Indonesia. Maka kembangkanlah dunia web di Indonesia karena jangan terus-terusan kita menyumbangkan trafik untuk website-website luar.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


