Ayo Donor Darah
komentar
Sudah pernahkah anda mendonorkan darah?
Beberapa orang sering takut untuk mendonorkan darah. Alasan utamanya adalah karena takut untuk ditusuk jarum atau takut terkena penyakit akibat donor darah. Tapi di lain pihak banyak orang yang sangat membutuhkan darah seperti saat operasi dan bahkan banyak yang meninggal karena kekurangan darah atau tidak ada persediaan darah yang cocok dengan golongan darahnya. Marilah kita beralih pikir untuk sementara. Misalkan kita atau orang-orang yang kita sayangi berada di posisi orang yang sedang membutuhkan darah, dan tidak ada stok darah yang cocok dengan golongan darah kita. Pasti kita merasa sangat sedih dan berusaha mencari darah untuk orang yang kita sayangi. Disaat seperti ini, tanyakanlah pada diri anda, pernahkah anda mendonorkan darah? Jika anda belum pernah mendonorkan darah, kenapa anda meminta untuk diberikan darah? Oleh karena itu, marilah kita donor darah sebelum diberikan pertanyaan seperti itu. Mungkin itu salah satu ilustrasi yang penulis dapat berikan,dan berikut ini adalah manfaat yang tubuh anda akan dapatkan setelah mendonorkan darah:
1. Mengetahui golongan darah, ini untuk anda yang baru pertama kali mendonorkan darahnya.
2. Anda dapat mengetahui penyakit yang sedang anda derita. Setidaknya setiap darah yang didonorkan akan melalui 13 pemeriksaan (11 diantaranya untuk penyakit infeksi). Pemeriksaan tersebut antara lain HIV/AIDS, hepatitis C, sifilis, malaria, dsb.[lumayan kan, dibandingkan harus cek up ke dokter,mahal,,hehehe]
3.Anda sekaligus dapat memeriksa keadaan fisik anda, seperti pengukuran tekanan darah, denyut nadi, dan pernapasan.
4. Mencegah timbulnya penyakit jantung. Jika donor darah dilakukan secara teratur, maka dapat membantu jantung untuk bekerja lebih baik karena darah yang dialirkannya adalah darah yang bersih.
5. Dapat tidur nyanyak
6. Menambah nafsu makan
Nah, banyak bukan manfaat yang bisa kita dapatkan? Namun sebelum anda mendonorkan darah ada beberapa hal yang harus diperhatikan,seperti syarat dan hal-hal yang akan membuat anda tidak boleh mendonorkan darah[saya ambil dari www.palangmerah.org], ada syarat-syarat yang harus anda penuhi, yaitu sebagai berikut.
- umur 17 - 60 tahun
( Pada usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat ijin tertulis dari orangtua. Sampai usia tahun donor masih dapat menyumbangkan darahnya dengan jarak penyumbangan 3 bulan atas pertimbangan dokter ) - Berat badan minimum 45 kg
- Temperatur tubuh : 36,6 - 37,5o C (oral)
- Tekanan darah baik ,yaitu:
Sistole = 110 - 160 mm Hg
Diastole = 70 - 100 mm Hg - Denyut nadi; Teratur 50 - 100 kali/ menit
- Hemoglobin
Wanita minimal = 12 gr %
Pria minimal = 12,5 gr % - Jumlah penyumbangan pertahun paling banyak 5 kali, dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor
Dan berikut ini hal-hal yang membuat anda tidak boleh mendonorkan darah.
- Pernah menderita hepatitis B
- Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
- Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah transfusi
- Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tattoo/tindik telinga
- Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
- Dalam jangka wktu 6 bulan sesudah operasi kecil
- Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
- Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, cholera, tetanus dipteria atau profilaksis
- Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, tetanus toxin.
- Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
- Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang.
- Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transpalantasi kulit.
- Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan.
- Sedang menyusui
- Ketergantungan obat.
- Alkoholisme akut dan kronik.
- Sifilis
- Menderita tuberkulosa secara klinis.
- Menderita epilepsi dan sering kejang.
- Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk.
- Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya, defisiensi G6PD, thalasemia, polibetemiavera.
- Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi untuk mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril)
- Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan pada saat donor darah.
Nah, ayo kita mendonorkan darah selain untuk membantu sesama juga untuk kesehatan kita ^^ *sriut[gambar saya ambil dari: http://www.klikdokter.com/article/detail/1291]
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


