Gresik, Tanah Pantai yang Tertutup Kilau Ibukota

  komentar


     Kabupaten yang berbatasan langung dengan Surabaya dan Selat Madura ini kurang
begitu dikenal di Jawa Timur apabila dibandingkan dengan Surabaya atau Malang.
Pesonanya seolah tertutup oleh kilau Surabaya, sang Ibukota Provinsi. Mungkin Gresik
memang tidak memiliki pantai seindah Situbondo, tidak pula dijatuhi oleh air terjun nan
menyejukkan seperti Malang, tidak membangun mall-mall serajin Surabaya, dan tidak pula memiliki taman nasional seperti Jember. Namun, sesungguhnya Gresik memiliki potensi tersendir i yang mungkin belum banyak diketahui orang.

Asal Nama Gresik
     Thomas Stamford dalam bukunya The History of Java berpendapat bahwa sebutan
Gresik bersala dari kata “ Giri-Gisik ” . Giri memiliki arti bukit sedangkan Gisik berarti pantai. Apabila diartikan secara langsung yakni tanah di tepi laut (pesisir). Giri-Gisik kemudian berubah menjadi Giri-Sik dan akhirnya sekarang menjadi Gresik.

Letak Kabupaten Gresik
     Kabupaten Gresik mempunyai posisi yang strategis berada antara 7' LS - 8' LS dan 112' BT - 133' BT. Sebagian besar wilayahnya merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 0 - 12 meter diatas permukaan laut kecuali sebagian kecil di bagian utara (Kecamatan Panceng ) mempunyai ketinggian sampai 25 meter di atas permukaan laut.


Batas Wilayah Kabupaten Gresik
Sebelah Utara : Laut Jawa
Sebelah Timur : Selat Madura dan Kota Surabaya
Sebelah Selatan : Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto
Sebelah Barat : Kabupaten Lamongan
(Sumber: gresik.go.id)


Arti Lambang Kabupaten Gresik
Berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten Gresik No. 3 tahun 1975:
A. Lambang Daerah merupakan cermin yang memberikan suatu gambaran tentang
keadaan daerah

B. Segilima, melambangkan Pancasila yang mendasari sosio cultural, histories, dan
aktivitas ekonomi

C. Warna kuning, melambangkan keluhuran budi dan kebijaksanaan, sedangkan warna
tepi hitam melambangkan sikap tetap teguh dan abadi

D. Kubah masjid, melambangkan agama yang dianut mayoritas yakni Islam

E. Rantai yang tiada ujung pangkal _ melambangkan persatuan dan kesatuan.

F. Segitiga sama kaki sebagai puncak kubah masjid, melambangkan bahwa tidak ada
kekuasaan yang tertinggi selain Tuhan Yang Maha Kuasa.

G. Gapura berwarna abu-abu muda, melambangkan suatu pintu gerbang pertama
masuk dalam suatu daerah sebagaimana penghubung antara keadaan diluar dan
dalam daerah.

H. Tujuh belas lapisan batu. Melambangkan tanggal 17 yang merupakan pencetus
revolusi Indonesia dalam membebaskan diri dari belenggu penjajah

I. Ombak laut yang berjumlah delapan, melambangkan bahwa pada bulan Agustus
merupakan awal tercetusnya revolusi Indonesia

J. Mata rantai 45 (empat puluh lima) melambangkan bahwa pada tahun 1954
merupakan tonggak sejarah dan tahun peralihan dari jaman penjajahan menuju
jaman kemerdekaan Indonesia yang jaya kekal abadi.

K. Cerobong asap, melambangkan bahwa Kabupaten Gresik adalah daerah
pengembangan industri yang letaknya amat strategis bila ditinjau dari persilangan
komunikasi baik darat, laut maupun udara.

L. Perahu Layar, garam, ikan laut dan tanah melambangkan bahwa mata pencaharian
rakyat Kabupaten Gresik adalah nelayan dan petani.
(Sumber: gresik.go.id)

Kota Santri Berhias Iman yang Ditinggali oleh Wali
     Kota Gresik terkenal sebagai kota wali, hal ini ditandai dengan penggalian sejarah yang
berkenaan dengan peranan dan keberadaan para wali yang makamnya di Kabupaten Gresik yaitu, Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Di samping itu, Kota Gresik juga bisa disebut dengan Kota Santri, karena keberadaan pondok-pondok pesantren dan sekolah yang bernuansa Islami, yaitu Madrasah Ibtida'iyah, Tsanawiyah, dan Aliyah hingga Perguruan Tinggi yang cukup banyak di kota ini. Hasil Kerajinan yang bernuansa Islam j uga dihasilkan oleh masyarakat Kota Gresik, misalnya kopyah, sarung, mukenah, sorban dan lain-lain.
    Kalau Syeh Maulana Malik Ibrahim pada jamannya dianggap sebagai para penguasa,
tiang para raja dan menteri, maka sunan giri disamping kedudukannya sebagai seorang
sunan atau wali (Penyebar Agama Islam) juga dianggap sebagai Sultan / Prabu (Penguasa
Pemeri ntahan . (Sumber: gresik.go.id)

 

Kota Industri yang Strategis
    Begitu mendengar nama Gresik, seringkali langsung teringat akan semen. Ya, Semen
Gresik merupakan salah satu industri besar di kota ini. Selain itu Gresik juga melimpah akan pabrik dan industry kecil-menengah lainnya. Karena itu, Gresik merupakan kota dengan UMR tertinggi kedua di Jawa Timur pada tahun 2010. Surabaya memiliki UMR tertinggi yakni Rp 1.031.500, sedangkan Gresik Rp 1.010.400 (Sumber: surya online).

Wisata Kuliner Gresik
     Kalo ngomongin tentang makanan dan minuman, kota yang satu ini nggak kalah bikin
ngiler. Sebut saja Nasi Krawu, pudak, ayas, dan es legen. Itu barus sebagian kecil yang bisa disebutkan, belum lagi aneka krupuk yang gurih plus makanan unik ‘ kolak ayam ’ . Hm … ingin mencoba bagaimana nikmatnya? Just visit to my city, Gresik! :)

Gresik, Tanah Pantai yang Tertutup Kilau Ibukota
Kabupaten yang berbatasan langung dengan Surabaya dan Selat Madura ini kurang
begitu dikenal di Jawa Timur apabila dibandingkan dengan Surabaya atau Malang.
Pesonanya seolah tertutup oleh kilau Surabaya, sang Ibukota Provinsi. Mungkin Gresik
memang tidak memiliki pantai seindah Situbondo, tidak pula dijatuhi oleh air terjun nan
menyejukkan seperti Malang, tidak membangun mall-mall serajin Surabaya, dan tidak pula
memiliki taman nasional seperti Jember. Namun, sesungguhnya Gresik memiliki potensi
tersendir i yang mungkin belum banyak diketahui orang.
Asal Asal Asal Asal Nama Nama Nama Nama Gresik Gresik Gresik Gresik
Thomas Stamford dalam bukunya The History of Java berpendapat bahwa sebutan
Gresik bersala dari kata “ Giri-Gisik ” . Giri memiliki arti bukit sedangkan Gisik berarti pantai.
Apabila diartikan secara langsung yakni tanah di tepi laut (pesisir). Giri-Gisik kemudian
berubah menjadi Giri-Sik dan akhirnya sekarang menjadi Gresik.
Letak Letak Letak Letak Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Gresik Gresik Gresik Gresik
Kabupaten Gresik mempunyai posisi yang strategis berada antara 7' LS - 8' LS dan 112' BT
- 133' BT. Sebagian besar wilayahnya merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 0
- 12 meter diatas permukaan laut kecuali sebagian kecil di bagian utara (Keca matan Panceng )
mempunyai ketinggian sampai 25 meter di atas permukaan laut.
Batas Wilayah Kabupaten Gresik
Sebelah Utara : Laut Jawa
Sebelah Timur : Selat Madura dan Kota Surabaya
Sebelah Selatan : Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto
Sebelah Barat : Kabupaten Lamongan
(Sumber: gresik.go.id)
Arti Arti Arti Arti Logo Logo Logo Logo Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Gresik Gresik Gresik Gresik
Berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten Gresik No. 3 tahun 1975:
A. Lambang Daerah merupakan cermin yang memberikan suatu gambaran tentang
keadaan daerah
B. Segilima, melambangkan Pancasila yang mendasari sosio cultural, histories, dan
aktivitas ekonomi
C. Warna kuning, melambangkan keluhuran budi dan kebijaksanaan, sedangkan warna
tepi hitam melambangkan sikap tetap teguh dan abadi
D. Kubah masjid, melambangkan agama yang dianut mayoritas yakni Islam
E. Rantai yang tiada ujung pangkal _ melambangkan persatuan dan kesatuan.
F. Segitiga sama kaki sebagai puncak kubah masjid, melambangkan bahwa tidak ada
kekuasaan yang tertinggi selain Tuhan Yang Maha Kuasa.
G. Gapura berwarna abu-abu muda, melambangkan suatu pintu gerbang pertama
masuk dalam suatu daerah sebagaimana penghubung antara keadaan diluar dan
dalam daerah.H. Tujuh belas lapisan batu. Melambangkan tanggal 17 yang merupakan pencetus
revolusi Indonesia dalam membebaskan diri dari belenggu penjajah
I. Ombak laut yang berjumlah delapan, melambangkan bahwa pada bulan Agustus
merupakan awal tercetusnya revolusi Indonesia
J. Mata rantai 45 (empat puluh lima) melambangkan bahwa pada tahun 1954
merupakan tonggak sejarah dan tahun peralihan dari jaman penjajahan menuju
jaman kemerdekaan Indonesia yang jaya kekal abadi.
K. Cerobong asap, melambangkan bahwa Kabupaten Gresik adalah daerah
pengembangan industri yang letaknya amat strategis bila ditinjau dari persilangan
komunikasi baik darat, laut maupun udara.
L. Perahu Layar, garam, ikan laut dan tanah melambangkan bahwa mata pencaharian
rakyat Kabupaten Gresik adalah nelayan dan petani.
(Sumber: gresik.go.id)
Kota Kota Kota Kota Santri Santri Santri Santri Berhias Berhias Berhias Berhias Iman Iman Iman Iman yang yang yang yang Ditinggali Ditinggali Ditinggali Ditinggali oleh oleh oleh oleh Wali Wali Wali Wali
Kota Gresik terkenal sebagai kota wali, hal ini ditandai dengan penggalian sejarah yang
berkenaan dengan peranan dan keberadaan para wali yang makamnya di Kabupaten Gresik
yaitu, Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Di samping itu, Kota Gresik juga bisa
disebut dengan Kota Santri, karena keberadaan pondok-pondok pesantren dan sekolah yang
bernuansa Islami, yaitu Madrasah Ibtida'iyah, Tsanawiyah, dan Aliyah hingga Perguruan
Tinggi yang cukup banyak di kota ini. Hasil Kerajinan yang bernuansa Islam j uga dihasilkan
oleh masyarakat Kota Gresik, misalnya kopyah, sarung, mukenah, sorban dan lain-lain.
Kalau Syeh Maulana Malik Ibrahim pada jamannya dianggap sebagai para penguasa,
tiang para raja dan menteri, maka sunan giri disamping kedudukannya sebagai seorang
sunan atau wali (Penyebar Agama Islam) juga dianggap sebagai Sultan / Prabu (Penguasa
Pemeri ntahan . (Sumber: gresik.go.id)
Kota Kota Kota Kota Industri Industri Industri Industri yang yang yang yang Strategis Strategis Strategis Strategis
Begitu mendengar nama Gresik, seringkali langsung teringat akan semen. Ya, Semen
Gresik merupakan salah satu industri besar di kota ini. Selain itu Gresik juga melimpah akan
pabrik dan industry kecil-menengah lainnya. Karena itu, Gresik merupakan kota den gan
UMR tertinggi kedua di Jawa Timur pada tahun 2010. Surabaya memiliki UMR tertinggi yakni
Rp 1.031.500, sedangkan Gresik Rp 1.010.400 (Sumber: surya online).
Wisata Wisata Wisata Wisata Kuliner Kuliner Kuliner Kuliner Gresik Gresik Gresik Gresik
Kalo ngomongin tentang makanan dan minuman, kota yang satu ini nggak kalah bikin
ngiler. Sebut saja Nasi Krawu, pudak, ayas, dan es legen. Itu barus sebagian kecil yang bisa
disebutkan, belum lagi aneka krupuk yang gurih plus makanan unik ‘ kolak ayam ’ . Hm … ingin
mencoba bagaimana nikmatnya? Just visit to my city, Gresik! ☺




Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer