Merawat Kulit Dengan Racun

  komentar


Dulu, mencari produk perawatan kulit yang tidak mengandung racun bukanlah prioritas ku. Aku tidak pernah berpikir bahwa bahan-bahan yang berbahaya tersebut akan menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit. Dan beberapa waktu yang lalu, aku sangat tertarik dengan sebuah iklan yang menawarkan cream untuk meminimalkan garis dan kerutan di kulit.

Bagaimana produk itu di buat, bagi ku itu tidak penting. Yang penting adalah apa yang bisa di lakukan oleh produk tersebut. Jadi aku membeli nya. Aku tidak pernah memikirkan apakah produk itu aman atau tidak. Membaca label bagian depan, itu sudah cukup bagi ku. Jika di situ tertulis natural atau mengandung beberapa jenis vitamin dan bahan yang ku ketahui, berarti produk tersebut aman untuk ku.

Dengan membelinya, ku pikir aku telah membeli sesuatu yang sehat dan natural. Jadi, aku sangat jarang membaca label bagian belakang. Sebab, di situ biasa nya terdapat daftar yang panjang, dan berisi hal-hal yang tidak ku mengerti. Tapi untung, suatu tulisan di internet yang menyinggung bahan beracun yang banyak terdapat pada produk sehari-hari (termasuk produk perawatan kulit) membuat ku mulai berpikir.

Semenjak saat itu, aku mulai melakukan penyelidikan. Dan hasil yang di dapat, membuat ku mulai resah. Sejak saat itu, aku berpikir... mungkin memang perlu mencari tahu lebih banyak, dan mencoba untuk mengerti tentang pentingnya memilih dan membeli produk perawatan kulit yang natural dan tidak mengandung racun.

Siapa yang akan mengira bahwa bahan kimia beracun sudah biasa di gunakan sebagai bahan tambahan pada produk sehari-hari? Bahan-bahan beracun itu di gunakan untuk memberikan keharuman, membuat cat kuku tahan lebih lama, membantu lotion agar jadi lebih lembut, menambah elastisitas pada hair spray, mengawetkan produk, dan lain-lain.

Dan alasan-alasan seperti itu, membuat kita jadi berpikir bahwa bahan-bahan sintetik tersebut sepertinya di perlukan. Tapi yang aku inginkan adalah produk perawatan kulit yang efektif dan bebas racun. Telah banyak produk perawatan kulit yang ku coba. Selama beberapa tahun, kulit ku telah mengenal berbagai macam jenis bahan kimia, bahkan beberapa jenis di antaranya terbukti mengandung racun.

Apalagi efek yang di timbulkan oleh kombinasi dari berbagai bahan sintetik ini, tidak mungkin bisa di ketahui. Sebab, memang tidak mungkin untuk menyelidiki semua jenis kombinasinya. Jadi, menurut ku sangat penting untuk mengetahui setidaknya beberapa jenis bahan yang paling berbahaya, saat ingin membeli produk perawatan kulit yang tidak mengandung racun.

Di bawah ini daftar beberapa bahan kosmetik yang paling berbahaya, bukan cuma bagi kesehatan kita pribadi, tapi juga bagi lingkungan di sekitar:

  • Paraben (seperti yang terdapat pada methylparaben, dll). Ada beberapa jenis paraben. Beberapa di antara nya di ketahui menyebabkan iritasi. Sedangkan jenis yang lainnya di curigai mengandung racun. Harganya murah tapi efektif. Seringkali di gunakan sebagai bahan pengawet untuk semua jenis produk perawatan kulit.
  • Phthalates (Dibutyl and Diethyl). Bahan ini sering di gunakan pada hair spray, cat kuku, dan beberapa jenis parfum. Bahan ini berfungsi untuk melembutkan atau melenturkan.  Tapi bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada organ-organ bagian dalam.
  • Pewarna sintetis. Contohnya adalah FD&C dan D&C. Pewarna buatan ini di buat dari abu batubara yang telah di ketahui bisa menyebabkan kanker.
  • Pengharum buatan. Bahan pengharum yang terdapat pada produk telah di ketahui akan menyebabkan reaksi allergi.
  • Diethanolamine, Triethanolamine (TEA, DEA). Bahan ini berfungsi untuk mengatur pH pada produk. Mereka bertindak sebagai bahan aktif untuk menghasilkan busa pada cleanser. Bahan ini bisa menyebabkan iritasi dan kemungkinan mengandung racun.
  • Imidazolidinyl Urea and Diazolidinyl Urea. Bahan ini di gunakan sebagai pengawet dan menyebabkan gangguan pada kulit. Bahan ini juga melepaskan formaldehyde yang bisa menjadi racun.
  • Bahan-bahan yang mengandung sPetroleum. Misalnya sodium laurel sulfate (diterjen murah yang di gunakan pada shampo. Bisa menyebabkan iritasi dan reaksi allergi), propylene glycol PEG dan PPG (Umumnya di gunakan dalam bentuk sintetik yang bisa menyebabkan berbagai reaksi allergi), PVP PVA copolymers (di gunakan pada produk perawatan rambut dan menjadi beracun jika terhisap), petrolatum-petroleum jelly (di gunakan untuk melembabkan kulit, tapi ternyata malah menyebabkan sebaliknya).
  • Stearelkonium chloride. Di gunakan pada conditioner untuk rambut dan cream, bahkan pada pelembut kain. Bahan ini bisa menyebabkan iritasi dan diperkirakan mengandung racun.
  • 1,4-dioxane. Banyak di temukan pada produk perawatan kulit, dan di curigai sebagai penyebab kanker.

Apa yang membuat ku menjadi lebih khawatir lagi adalah kemampuan dari beberapa bahan kimia ini saat di gunakan wanita yang sedang hamil. Sebab, bahan-bahan ini bisa masuk ke dalam kulit dan menyebabkan masalah pada bayi yang masih berada di dalam kandungan.





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer