kumbang bodoh

  komentar


KUMBANG BODOH

 

kumbang terbang kian kemari
terbang mencari sekuntum kesturi
bunga nan langka di masa lalunya
pada siapa ia bertanya

kini kesturi telah kembali
indah kuncupnya di depan mata
dapatkah ia didekati
saat ia berlinang air mata

dapatkah ia membuka kelopaknya
untuk seekor kumbang bodoh yang lama menantinya
akankah kumbang menjadi halal baginya
kesturi yang tau jawabnya

pernah datang ke tamannya
tanah dimana Tuhan menumbuhkannya
disirami kasih sayang ibu bapaknya
halalkah bila datang kembali kesana

tak ada lagi rasa ragu
tak mau lagi berpura-pura tak tau
selama ini aku yang bodoh menunggu
haruskah dibiarkan kembali berlalu

selama ini aku menunggu
akankah kesempatan menghampiriku
bila nasib tak mengijinkan
mengapa belum juga kau ke pelaminan

hati selalu bertanya
ada apa dengan dia
nasib selalu mempermainkannya
mempermainkan hati ini juga

bila memang ini adanya
dapatkah aku kesempatan yang sama
menghampirimu dan bertanya
ataukah penantianku sia-sia

tak ingin kesempatan ini pergi
tak sanggup lagi menanti
tak mau menyesal nanti
tak ingin jadi lilin lagi

andai kau menolaknya
kan ku terima adanya
cukup DIA
yang jadi penawarnya

andai aku pun berhak dengan kesempatan yang sama
mekipun sekali saja
dapatkah aku berjumpa
sekedar menyampaikan sebutir rasa

 





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer