6 Kunci Menyusun Anggaran Belanja

  komentar


Saat masih lajang dan bekerja, kebanyakan dari kita para perempuan tidak pernah terbiasa untuk menyusun anggaran belanja, entah itu untuk keperluan kosmetik, pakaian atau hiburan. Memang sih, asalkan kita dapat mengelola pendapatan dengan baik kita tidak merasa perlu menyusun sebuah anggaran.

Namun saat berumah tangga kita dituntut untuk dapat mengelola keuangan dengan cermat. Menyusun anggaran belanja sangat membantu mengatur pengeluaran dan menglola hutang-hutang. Hazeline Ayoeb dalam bukunya Forever Rich (2008) berbagi tips untuk menyusun anggaran belanja keluarga.  Simak tips-tipsnya berikut ini :

1. Tujuan yang realistis

Dalam mempersiapkan dan menerapkan anggaran belanja keluarga, pertama-tama kita harus memiliki tujuan yang realistis dan dapat dicapai. Tujuan ini dibutuhkan untuk memberi motivasi pada keluarga dan mengukur sejauh mana keberhasilan anda dalam mengelola keuangan keluarga. Bersikaplah realistis dalam menetapkan tujuan tersebut. Tujuan keuangan harus sebanding dengan pendapatan keluarga.

2. Tentukan Prioritas

Mencapai tujuan tentunya memerlukan jangka waktu pencapaian. Di samping itu, sumber dan usaha berkelanjutan harus diupayakan untuk mencapai tujuan yang telah kita tetapkan. Jadi, tentukanlah prioritas tujuan anda, mana yang harus dicapai terlebih dahulu dan mana yang tidak. Sebagai contoh, saat ini anda sedang mengontrak rumah dan anda memiliki 2 buah mobil kecil. Tujuan manakah yang sebaiknya diprioritaskan? Menukar 2 buah mobil kecil anda dengan 1 buah mobil keluarga, ataukah membeli rumah? Jika membeli rumah merupakan prioritas anda, maka anda harus menunda dulu impian anda untuk memiliki mobil yang lebih besar.

3. Simpan struk dan tagihan pengeluaran secara teratur

Mencatat pengeluaran setiap kali mengeluarkan uang  mungkin perbuatan yang sulit dilakukan sebagian orang. Hanya segelintir orang yang memiliki kebiasaan membawa pulpen dan kertas jika keluar dari rumah. Ada cara mudah untuk menyiasati hal ini, anda bisa  menyediakan kotak khusus untuk struk atau tagihan di rumah. Dengan demikian anda terhindar dari meninggalkan struk di sembarang tempat dan tidak susah bila mencari struk penting. Tetapi, anda tetap harus mencatat sendiri pengeluaran yang tidak ada struknya.

4. Bedakan keinginan dan kebutuhan

Bagi anda yang ingin menambah kekayaaan keluarga, anda harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Berbelanja dengan kartu kredit selalu mendorong anda untuk membeli barang-barang yang bukan kebutuhan. Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kesejahteraan yang jika tidak dipenuhi manusia bisa mati, contohnya makan untuk memenuhi nutrisi, tempat tinggal untuk istirahat, transportasi untuk bekerja, pendidikan untuk masa depan anak dan lain-lain.

Sedangkan keinginan adalah semua fungsi tambahan yang jika tidak ada sebenarnya tidak mengganggu hidup Anda akan tetapi Anda mengharapkan untuk bisa mendapatkan fungsi tambahan tersebut. Contohnya makanan mahal, rumah mewah, mobil baru, HP canggih, dll.  Jika anda dapat mengendalikan keinginan, anda akan mendapati jumlah penghematan yang besar.

5. Buatlah anggaran untuk satu periode tertentu

Buatlah anggaran belanja yang konsisten untuk satu waktu yang anda rasakan sesuai. Sebagai contoh, bila anda ingin mengukur seberapa besar pengeluaran anda dalam seminggu, maka bualah anggaran minggguan. Dengan demikian anda dapat mengendalikan pengeluaran dengan lebih teliti.

6. Hati-hati dengan kredit atau hutang

Berhutang dapat menyebabkan anda terpaksa menanggung pembayaran yang berlipat ganda. Jika bukan keperluan mendesak, hindari membuat pinjaman. Jika anda tidak mempunyai pilihan dan terpaksa membuat pinjaman, jangan terburu-buru. Buatlah perbandingan pinjaman dari berbagai bank agar anda dapat memilih yang terbaik. Jangan terpesona dengan tawaran pinjaman yang datang tanpa diundang, kemudahan cicilan, hadiah kupon, atau bonus dari kartu keanggotaan. Hal itu hanya merangsang anda untuk membeli lebih banyak dari yang seharusnya. Ternyata tidak sulit kan menyusun anggaran belanja?

sumber : http://bagibagi.info/6-kunci-menyusun-anggaran-belanja/





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer