Kali Ini Di Malang Terjadi Ledakan Misterius
komentar
Ternyata bukan hanya Jakarta dihebohkan dengan jatuhnya batu meteor yang merusak rumah warga. Ledakan misterius juga terjadi di Malang dan merusakkan rumah. Jadi bukan hanya judul / tema film yang ikut-ikutan, kejadian kaya gini di Indonesia ikut-ikutan. Aduh-aduh kasian yang punya rumahnya, nasib.
Ledakan merusak atap rumah milik Hawan (40), warga terjadi di Jalan Wapoga IV E1 Perumahan Puskopad II, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (1/5/2010) sekitar pukul 12.30 WIB.
Penyebab ledakan masih misterius, versi pemilik rumah dan warga ledakan diduga berasal sebuah benda dari langit. Sementara polisi menduga kuat ledakan disebabkan kebocoran tabung gas 12 kilo milik korban.
Pantauan detiksurabaya.com, bagian atap rumah korban hancur berantakan tapi berbagai perabotan di dalam rumah tak mengalami kerusakan apapun. Tak ada terlihat dampak kehancuran pada sekitar tabung elpiji.
Kemungkinan ledakan di rumah Hawan berasal dari tabung elpiji memang tipis. Sebab tabung gas masih utuh di posisinya. Begitupula, di lokasi tidak tercium bau yang aneh atau menyengat.
"Tabung gas masih utuh. Dan tidak tercium bau menyengat kok," kata Ny Puji, isri Hawan saat ditemui di rumahnya di Jalan Wapoga IV E1 Perumahan Puskopad II, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (1/5/2010).
Sayangnya, ibu berjilbab ini tidak sempat memperhatikan kotoran yang berserakan di lantai akibat ledakan yang memporak-porandakan atap rumahnya itu.
"Saya tidak mengamati ada benda aneh atau debu hitam. Semua sudah saya sapu tadi," katanya. Meski tak menemukan benda aneh atau mencurigakan, ia tetap menyakini jika ledakan itu akibat benda dari langit. Sedangkan dari keterangan yang dihimpun di lokasi menuturkan, sebelum terjadi ledakan, warga sekitar merasakan getaran cukup hebat. Getaran dirasakan hingga radius 100 meter.
Meski Polresta Malang menyimpulkan ledakan di rumah milik Hawan (40) Jalan Wapoga IV E1 Perumahan Puskopad II, Kota Malang karena tabung gas, namun Polda Jatim tetap mengirim tim labfor meneliti penyebabnya. Tim tersebut dalam perjalanan menuju ke Malang.
"4 Anggota sudah berangkat ke sana," ujar Kalabfor Mabes Polri Cabang Surabaya,
Kombespol Bambang Wahyu, saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (1/5/2010).
Dari laporan yang didapat, Bambang diberitahu jika ledakan itu diduga diakibatkan tabung LPG. Tetapi jika dugaan itu salah, Bambang akan ke sana untuk mengecek sendiri.
"Saya akan menunggu laporan anggota dulu. Kalau bukan tabung LPG, saya akan ke sana dengan tambahan paling tidak 3 anggota lagi untuk melakukan penelitian," tandas Bambang.
Lapan menunggu lebih dulu hasil olah TKP polisi terhadap peristiwa itu.
"Kita masih nunggu dulu hasil pemeriksaan TKP dari polisi," ujar peneliti Utama Lapan, Thomas Djamaluddin, kepada detikcom, Sabtu (1/5/2010).
Thomas meminta masyarakat menunggu dulu hasil pemeriksaan polisi. Jika penyebabnya karena tabung gas atau unsur peledak, Lapan tidak berwewenang ikut memeriksa.
"Lapan akan kaji dari aspek antariksa," pungkasnya.
Dugaan ledakan disebabkan tabung elpiji dimentahkan. Pemilik rumah menyakini jika ledakan yang merusak atap rumahnya itu berasal dari benda yang jatuh dari langit.
Rumah yang ditinggali Hawan itu rusak di bagian atap. Lubang di genting berdiameter 1 meter dan plafonnya berantakan.
sumber : detiksurabaya.com
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


