Makna Kedutan di TANGAN

  komentar


Berikut makna kedutan di beberapa bagian tangan:

- Kedutan pada bagian tangan kanan atau kiri, pertanda kalau akan mendapatkan harta.
- Kedutan pada bagian ketiak kanan, pertanda akan mendapatkan uang.
- Kedutan pada bagian ketiak kiri, pertanda akan mendapat keuntungan dari jual beli.
- Kedutan pada bagian lengan kanan, pertanda akan mendapatkan rejeki.
- Kedutan pada bagian lengan kiri, pertanda akan mendapatkan uang.
- Kedutan pada sikut kanan, pertanda hatinya akan merasa tidak enak.
- Kedutan pada sikut kiri, pertanda akan mendapat kemarahan.
- Kedutan pada jari manis kanan, pertanda akan mendapatkan uang.
- Kedutan pada jari manis kiri, pertanda akan mendapatkan wanita.
- Kedutan pada jari kelingking kanan, pertanda akan dianggap saudara oleh seseorang.
- Kedutan pada jari kelingking kiri, pertanda akan menerima seseorang.
- Keduta pada sela-sela jari tangan sebelah kanan, pertanda akan mendapat kesenangan.
- Kedutan pada sela-sela jari kiri, pertanda akan mendapat perhatian orang besar.
- Kedutan pada jempol kanan, pertanda akan mendapatkan pasangan yang baik.
- Kedutan pada jempol kiri, pertanda akan mendapatkan jodoh.
- Kedutan pada jari telunjuk kiri, pertanda akan mendaptkan sesuatu yang memalukan.
- Kedutan pada jari telunjuk tangan kanan, pertanda akan mendapatkan pekerjaan.

Begitulah makna kedutan pada beberapa bagian tangan yang saya ambil dari Kitab Primbon Betaljemur Adammakna, buah karya Kangjeng Pangeran Harya Tjakraningrat, edisi ke 52, yang dicetak tahun 1994. 

Di lain waktu saya menemukan Kitab Primbon ini edisi ke 37 yang dicetak tahun 1977, sehingga bisa kita perhitungkan bahwa Kitab Primbon ini relatif laku karena terus dicetak hingga edisi 52, bahkan bisa saja di peredaran masih terus dicetak dengan edisi-edisi selanjutnya karena besarnya penerimaan pasar. Jika permintaan pembaca baik, tentu banyak manfaat yang dicari, salah satunya makna kedutan di atas.

Kitab ini merupakan kitab peninggalan leluhur Jawa. Di jaman pembuatan Kitab Primbon ini kerap dijadikan pedoman hidup masyarakat Jawa. Kini  seiring dengan syiar agama yang semakin luas, kita sebagai umat beragama tentu bisa memaknai tulisan di atas tentunya!!!

Sumber gambar:  archive.kaskus.us





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer