Manis Pahit Kehidupan

  komentar


Manis Pahit Kehidupan, itulah yang biasanya banyak orang tua mengatakan.

Memang kehidupan dunia ini akan melewati jalan-jalan mulus dan juga jalan-jalan yang kasar dan terjal. Inilah manis pahit kehidupan. Dimana setiap jiwa manusia akan merasakan betapa manisnya hidup ini, tapi terkadang dirasakannya juga betapa pahitnya hidup yang ia jalani.

Telah menjadi goresan alamiah pada takdir, seorang jiwa yang hidup, pasti akan mengalami kemanisan dan kepahitan dalam hidupnya.

Manisnya kehidupan antara lain berupa kesenangan, kemenangan, kecukupan, kebahagiaan, kesejahteraan, dll yang kita alami. Sebagai contoh kita bahagia tatkala memiliki seorang teman/sahabat yang begitu setianya menemani kita disaat kita suka maupun duka. Mungkin juga seseorang senang tatkala dirinya memenangkan suatu olimpiade. Dan juga kemanisan-kemanisan lainnya.

Ok, manis kehidupan tidak terlalu kita bahas disini, mari beranjak kepada pahitnya hidup ini.

Yang paling sangat kita rasakan tatkala kita memilki suatu problema/masalah dalam hidup ini, baik disakiti oleh teman yang dekat dengan kita, dibenci seseorang, difitnah pada dunia karir, dicaci karena memiliki kekurangan, bahkan ada diantara kita yang merasa dirinya selalu bersalah sehingga tak mau tinggal di suatu tempat, ia ingin cepat-cepat pergi dari tempat tersebut, bahkan ia ingin tak ada di dunia ini lagi, dan masih banyak kisah pahit yang kita rasakan.

Begitu tidak enaknya hati kita, pikiran kita, dan jiwa kita tatkala mengalami rasa pahit dalam hidup ini. Tetapi janganlah kita berburuk sangka pada Tuhan, janganlah kita berputus asa karena kepahitan yang kita alami. Karena ternyata dibalik semua itu, kita telah dan akan memiliki sebuah pengalaman yang sangat berharga dan tiada duanya, dari siklus pahit tersebut.

Jikalau kita merasa bosan berada di suatu tempat karena suatu problema, bukan berarti kita harus berlari menjauh dari tempat dan situasi tersebut. Karena pada situasi itulah kita akan diberikan kematangan dan kedewasaan pikiran kita. Mungkin saat itu kita rasa pahit, tapi ingatlah dari pahit tersebut kita akan merasakan manfaat yang sangat manis, JIKA kita menghadapinya dengan positif dan bijaksana, bukan berlari menjauh.

Bisa saja kita menghindar berlari jauh dari problem tersebut, tapi yakinlah bahwa dimanapun kita injakkan kaki di dunia ini, maka disitulah problema akan menghampiri kita. Jika setiap ada problema lalu kita menghindar, maka kapan kita akan memiliki nyali untuk menghadapi problema tersebut, kapan kita akan memiliki jalan keluar dari problema tersebut. Kapan kita akan menjadi manusia cerdas yang memiliki jiwa pemberani.

Percayalah, bahwa Tuhan itu sangatlah Adil. Dimana Tuhan memberikan suatu ujian pada kita, pasti akan ada jalan keluar yang dapat kita jalani, tetapi INGAT bukan berlari dari problem tersebut. Karena berlari bukanlah jalan keluar, tetapi berlari ialah jalan pintas yang merupakan jalan satu-satunya tatkala kita takut. Tetapi setelah berlari kita akan capek dan lelah terengap-engap. Sehingga memang kita tidak bertemu masalah itu lagi, tetapi kita akan merasakan capeknya dimana setiap bertemu dengan anjing, kita berlari, bertemu dengan anjing lagi kita berlari, dan terus-menerus setiap kali kita bertemu dengan sesosok hewan tersebut kita berlari dan berlari.

Takkan ada hentinya tatkala kita berlari terus dari suatu masalah, karena masalah tersebut akan menghampiri kita kembali dan menghampiri terus-menerus, mengikuti larinya kita yang terus-menerus menjauh dari masalah tersebut.

Wahai jiwa-jiwa yang cerdas, hadapilah masalah dengan penuh tanggung jawab dan keyakinan. Karena setiap masalah yang Tuhan berikan, pastilah telah terukur oleh kemampuan yang kita miliki, karena Tuhan tahu bahwa kita BISA menghadapi problema tersebut.

Janganlah menjadi jiwa pengecut, jiwa yang tak berarti, bagi diri sendiri apalagi bagi orang lain.

Anda pasti ingin selalu tercium harum oleh orang lain, maka tebarkanlah benih-benih harum jiwa Anda untuk orang disekitar Anda.

Manis pahit kehidupan ini adalah benih-benih pengalaman yang dapat kita jadikan solusi untuk orang lain yang mengalami hal yang sama seperti yang telah kita alami. Oleh karenanya, beranikanlah diri kita untuk menghadapi sebuah petualangan besar yang sangat seru ini. Karena kita adalah makhluk yang sempurna, Tuhan menciptakan kita dengan hati dan otak, Tuhan menciptakan kita dengan keseimbangan. So, pergunakanlah keseimbangan dan keadilan Tuhan dengan sebenar-benarnya.

Semoga Tuhan YME, selalu merahmati Anda dan kita semua dalam perjalanan panjang menuju kesempurnaan hidup.

Amin...





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer