Mau? Kemauan?
komentarMau...
Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mungkin orang tidak perlu lagi memikirkan kata ini. Tetapi saat terbentur suatu aktivitas/kegiatan baru, kata ini muncul kembali. Ya, kemauan untuk bergerak, kemauan untuk menjalankan, kemauan untuk ambil resiko. 
Pada awalnya memang sulit. Karena manusia bisa menilai secara logika, membayangkannya, dan mengira-ngira yang terjadi apa. Antara sanggup dan tidak, antara berhasil dan tidak, antara sukses dan tidak. Ternyata lebih banyak "Tidak" nya, sehingga pikiran menghasilkan keputusan "jangan ambil resiko" lalu tubuh serasa lemas dan tidak bisa bergerak.
Pernah mengalaminya?
Hal ini mungkin biasa bagi setiap orang. Tetapi belum tentu semua orang bisa mengatasinya. Ada yang butuh waktu, mungkin sebentar, mungkin 1 minggu, 2 tahun, atau bahkan tidak pernah mau seumur hidup.
Parodi...
Ada yang bilang "Just Do It". Tapi saya lebih suka bahasa "Let's Do It". Kenapa? Kata pertama kalo di artikan "Hanya Uang (dipikirannya)...", tapi kalo kata kedua kan artinya "Biarkan uang (berbicara)..." haha...
Yah ternyata tidak begitu juga. Hanya sebuah parodi, komedi, and It's just a Joke! Tetapi ada makna yang saya coba tulis sebagai solusi dibawah.
Solusinya...
- Jika kemauan itu hilang, coba balik lagi... feel the sensation... Kenapa ada kemauan sebelumnya.
- Jika Just do it gagal, coba Let's do it. Maksudnya adalah kalau menjalankan sesuatu sendirian terasa gagal, dengan bersama-sama kemungkinan berhasil akan naik. Karena itu, cari teman yang sama-sama mau.
Selesainya tulisan kecilku ini, semoga bisa membantu teman-teman. Jika ada solusi yang menarik, silahkan komentar ya...
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


