Membangun Kerjasama Tim Yang Sukses Untuk Berbisnis
komentarBagi Anda yang menjalankan bisnis online maupun bisnis offline tentu tidak terlepas dari apa yang namanya sebuah kerjasama tim, baik itu pemilik bisnis ataupun pelaku bisnis. Semua bisnis pastilah terjadi atas kerjasama suatu pihak satu dengan yang lain. Sebagai contoh, Setiap bisnis pasti akan menjalin kerjasama dengan konsumen agar terjadi pembelian pada produk dalam bisnis tersebut. Itupun adalah bentuk kerjasama. Bayangkan jika suatu bisnis tanpa kerjasama sama sekali….Terus apa yang akan dihasilkan dari bisnis tersebut.
Sebuah tim diawali ketika dua orang bertemu dan saling berbagi, saling mencukupi untuk mencapai tujuan bersama yang telah disepakati bersama.
Silahkan baca kelanjutannya….
Dalam bahasa Inggris, TEAM diartikan sebagai “Together Everyone Achieve More” yang dalam bahasa Indonesia berarti Setiap Orang Bersama-sama Berprestasi Lebih. Inti dari sebuah tim adalah masing-masing individu memiliki ketertarikandengan yang lain untuk bekerja sama, bekerja lebih baik dengan aturan yang jelas, dimana satu bagian individu menjadi bagian dari individu lainnya.
Ciri-ciri tim yang solid dan produktif adalah memiliki visi dan misi yang jelas, ada pembagian tugas dan tanggung jawab, saling menjaga dan memberikan kepercayaan serta memiliki aturan dan disiplin dalam berbisnis ataupun bekerja. Seorang Psikolog pernah berkata “Dua saja sudah dapat dikategorikan tim, bukankah kehadiran kita sebagai manusia di dunia ini sebagai akibat dari kerja tim yang bergairah?”.
Tim yang solid akan menciptakan suasana yang kondusif bagi anggota-anggotanya. Kegairahan masing-masing anggota tim dalam menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya akan mempercepat penyelesaian ptugas tersebut dengan kualitas maksimal. Ada sebuah ganjalan yaitu mengapa banyak tim yang cepat bubar? Bila komitmen yang telah disepakati tidak dilaksanakan secara konsisten serta tidak ditepati, maka ya pasti jangan heran kalau bubar. Ini namanya sudah tidak ada kerjasama yang baik dan kompak lagi, jadi ya pasti hancur…..
Disamping itu berkurangnya atau minimnya keterikatan emosional di antara anggota tim juga dapat meluluhkan kekuatan tim. Ibaratnya di medan perang kalau tidak ada kerjasama, kesolidan dan kekompakan dari segi emosional maka bisa dipastikan tidak membutuhkan waktu yang lama pasukan tersebut pasti akan kalah atau menyerah kepada musuh.
Sun Tzu pernah berkata “Kalau pasukan disatukan, yang berani tidak dapat maju sendirian dan yang pengecut tidak bisa mundur.”
Intinya bukan seberapa anggota yang dimiliki, namun sejauh mana tingkat keterikatan di antara mereka untuk membangun kekuatan baru. Satu alat penting untuk meningkatkan kualitas keterikatan anggota tim adalah dengan komunikasi. Komunikasi merupakan urat nadi yang menyalurkan aspirasi masing-masin anggota dalam rangka pencapaian target yang telah ditetapkan.
Melalui kerjasama, beban akan semakin ringan, waktu pencapaian target akan semakin cepat dan tepat serta penggunaan sumber daya semakin efisien. Ingat…Bersatu kita teguh. Di pihak lain, tim yang tidak tertata dengan baik justru hanya akan memperlambat kinerja . Itulah sebabnya harus terdapat pemisahan yang jelas antara kepentingan pribadi dan kepentingan tim itu sendiri. Ketika dua kepentingan ini dicampuradukkan, maka ini akan menjadi bom waktu yang sewaktu-waktu dapat menghancurkan tim itu sendiri.
Peran pemimpin dalam memajukan sebuah tim memegang peranan besar dan penentu arah. Didalam dirinya ada mimpi dan visi yang harus diterapkan dalam langkah-langkah praktis untuk kepentingan bersama. Pemimpin tim hendaknya menjadi teladan bagi timnya.
Tanggung jawab utama seorang pemimpin tim adalah mendefinisikan realita. Tanggung jawab terakhirnya adalah mengucapkan terima kasih. Di antara keduanya, sang pemimpin harus menjadi pelayan dan seorang yang berhutang. Itulah rangkuman kemajuan dari seorang pemimpin yang berseni.
Suatu kali tim berhasil menyelesaikan tugas mereka dengan sukses, figure seorang pemimpin hilang dan semua anggota mengatakan, “Kami sendiri yang melakukannya!”
Nah…Sudahkah kita menjadi pemimpin tim yang sukses?
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


