Menghindari Sakit di MALAM PERTAMA
komentar
Bagi sebagian wanita, bersanggama di malam pertama akan terasa menyakitkan. Padahal sebenarnya tidak selalu demikian bila tehnik yang dilakukan kedua belah pihak tepat. Agar tidak sakit, si wanita mesti menyiapkan secara psikologis dan si pria mesti jitu melakukan perangsangan.
Perbedaan yang dialami wanita terletak pada cairan lubrikasi yang dihasilkan dan seberapa tegang hymen (selaput dara) wanita saat bersanggama.
Selaput dara adalah selaput selaput membran yang melindungi bagian depan vagina. Selaput dara tidak hanya bisa robek karena hubungan seksual, namun berkuda atau kecelakaan yang melukai darah itu bisa juga menyebabkan robeknya selaput dara.
Sedangkan cairan lubrikasi pada wanita hanya akan keluar jika terangsang. Keadaan stres atau tegang mengakibatkan cairan ini tidak keluar.
Sakit saat berhubungan seksual juga bisa dicegah bila pria tidak tergesa-gesa melakukan penetrasi. Untuk itu atur posisi dengan baik. Akan lebih baik lagi jika wanita yang mengarahkan. Jika pria terlalu bergairah melakukan penetrasi, sedangkan wanita belum siap maka terjadi pendarahan karena robeknya selaput dara.
Robeknya selaput dara tidak mesti mengeluarkan darah. Justru yang bagus ya seperti itu, wanitanya tidak sakit dan tidak mengeluarkan darah.
Untuk menghindari sakit saat berhubungan, disarankan pengertian kedua belah pihak. Pria jangan tergesa-gesa dan wanita sebaiknya mempersiapkan diri. Jangan lupa melakukan pemanasan (foreplay), mulai yang paling ringan seperti memeluk, mencium, meraba, memijat, dsb.
Jika secara teori demikian, seyogyanya ini mesti diketahui dan dicermati oleh pasangan yang bersiap hendak menikah. Bukankah malam pertama malam yang amat berkesan bagi kedua belah pihak!
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/psychology/1990510/kunci-menhindari-sakit-di-malam/
Sumber gambar: aqilah-san.blogspot.com
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


