Menulis Dengan Hati (Hati)
komentar
Tidak semua orang suka menulis. Dan tidak semua orang suka membaca. Lho, apa hubungannya?
Tulisan yang baik adalah tulisan yang menyuarakan isi hati anda, selain isi otak anda. Menulis dengan hati adalah cara terbaik supaya tulisan anda enak dibaca dan perlu.
Bagaimana cara menulis dengan hati? Bukannya kalo menulis pakai tangan dan jari? Wekekekekek...
Ya, ungkapan itu tentu harus ditafsirkan dengan otak kiri, supaya bisa jelas, gitu loh..
Pernahkah anda menyukai sebuah lagu yang isi liriknya tepat menyentuh hati anda? Lirik lagu juga berupa kata-kata, dan jika ditulis dengan perasaan yang dalam dan tepat, pasti bisa menyentuh perasaan orang lain juga loh.
Belajar menulis dengan perasaan, atau dengan hati anda, tentu memerlukan pendidikan khusus. Guru menulis anda harus pintar menyelami bakat muridnya.
Jika anda sudah mulai terbiasa untuk menulis artikel di blog, perhatikan jumlah komentar yang sesuai dengan isi artikel anda.
Seandainya, ada lebih dari 50% yang menanggapi tulisan anda dengan serius, bahkan berbagi pengalaman, berarti anda sudah berada di jalur yang benar.
Tapi, menulis dengan hati juga harus hati-hati.
Jangan sampai tulisan anda melukai perasaan orang lain. Soalnya kata-kata itu seperti pisau bermata dua, makanya Seurieus Band membuat lagu Rocker Juga Manusia, Jangan Samakan Dengan Sapiiii eh, Pisau Belateeeeiii....
Kehati-hatian dalam menulis bisa berakibat tulisan anda menjadi bagus... dan mungkin bisa menjadi favorit.
Kehati-hatian dalam menulis juga mencerminkan karakter anda sebagai seorang penulis.
Anda juga perlu bergabung dengan komunitas penulis yang sealiran. Ini bisa menambah kekayaan ide dan wawasan anda dalam menciptakan hasil karya selanjutnya.
Ingat, bahkan penulis pun bisa punya pro dan kontra. Jadi siapkan diri anda, menulis dengan hati (hati).
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


