Motogp Seri LeMans, Lorenzo Win Stoner Out
komentar
Hasil seri motogp ke 3 cukup menarik, karena semua pembalap ke 2 di tiap tim memenangi balapan mengunggulu pembalap pertama, seperti Lorenzo mengungguli Rossi, Davisiosa mengungguli Pedrosa yang harus tercecer di posisi ke 4 dan Hyden unggul atas rekannya Stoner yang harus terjatuh.
Pada seri ketiga MotoGP 2010 di Sirkuit Le Mans ini, Rossi yang meraih pole position sehingga start dari depan. Pebalap Italia ini hanya bisa mempertahankan posisi terdepan hingga paruh pertama balapan, sebelum Lorenzo mengambil alih dan jauh berada di depan sampai akhirnya yang pertama menyentuh garis finis.
"Jika ini terjadi pada saya tiga atau empat tahun lalu, mungkin saya sudah melakukan beberapa hal gila," ungkap Lorenzo.
"Sekarang saya merasa lebih percaya diri, sekarang saya bisa lebih tenang dan membalap lebih baik. Hari ini merupakan hal yang bagus untuk itu.
"Saya sabar, saya sadar bahwa Valentino akan mengerem sangat terlambat, sehingga saya menunggu satu kesalahan darinya. Dia tidak membuat banyak kesalahan, sehingga saya hanya bisa menunggu, dan sebisa mungkin berusaha untuk keluar dari tikungan dalam posisi dekat dengannya. Ketika melakukan itu, ternyata lebih mudah dari yang saya bayangkan."
Ini merupakan kemenangan kedua secara berturut-turut dari Lorenzo, karena sebelumnya dia juga menang di Jerez, Spanyol. Atas keberhasilan ini, mantan juara dunia dua kali kelas 250cc tersebut semakin kokoh di puncak klasemen, unggul sembilan angka dari Rossi.
Hasil buruk justru kembali dialami pebalap Ducati Casey Stoner, setelah gagal juga di seri pertama. Juara dunia 2007 tersebut jatuh sehingga gagal melanjutkan balapan. Alhasil, di klasemen sementara Stoner semakin terpuruk, dan tertinggal 59 poin dari Lorenzo.
Rossi: Setingan Harus Diperbaiki!
Valentino Rossi mulai merasa tidak tenang melihat performa ciamik rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Karena itu, "The Doctor" meminta kepada timnya untuk melakukan pengesetan terbaik sehingga bisa lebih bersaing dengan kecepatan Lorenzo.
Memang, dalam dua penampilan terakhir Lorenzo sangat superior. Di Jerez, Spanyol, mantan juara dunia dua kali kelas 250cc ini bisa mengejar dan menjadi juara, meskipun sempat tertinggal dengan jarak waktu yang cukup jauh. Kemudian, pada seri ketiga di Le Mans, Perancis, Minggu (23/5/10), Lorenzo kembali tampil dominan dengan jauh meninggalkan Rossi sekitar 5 detik, yang harus puas finis kedua.
Alhasil, Lorenzo kini semakin kokoh di puncak klasemen sementara. Pebalap Spanyol ini sudah mengoleksi 70 poin, unggul sembilan dari Rossi, yang memenangi seri pembuka di Qatar.
"Saya melakukan start yang bagus dan berusaha maksimal untuk terus berada di depan karena saya sadar, motorku tidak memiliki kecepatan yang sama," ungkap juara dunia tujuh kali kelas premier ini. "Saya tahu, pasti sangat sulit untuk terus berada di depan selama 28 lap."
Sebenarnya, dalam pertarungan ini kondisi Rossi belum fit 100 persen akibat cedera bahu yang masih membekapnya. Akan tetapi, pebalap Italia ini mengakui bahwa cedera tersebut bukanlah alasan dia kalah dari Lorenzo. Menurut pebalap berusia 32 tahun ini, kecepatan motor yang menjadi kendala untuk bersaing dengan Lorenzo.
"Saya memang mengkhawatirkan bahuku, tetapi itu tidak terlalu buruk--pengaruhnya hanya pada tujuh atau delapan lap terakhir, dan nyatanya, balapan bisa diselesaikan," ujar Rossi.
"Masalah utama adalah setingan motor. Kami tidak memiliki grip yang bagus saat menggeber motor untuk bertarung dengan Jorge, sehingga kami harus menyadari mengapa dan berusaha untuk berbuat yang lebih baik."
Meskipun meraih pole position tapi akhirnya gagal juara, Rossi tetap senang. Pasalnya, dia masih terus menjaga jarak dengan Lorenzo yang memimpin klasemen. Tetapi peraih sembilan gelar juara dunia balap motor ini terkejut dengan penampilan Casey Stoner, yang sudah jatuh dua kali dari tiga seri musim 2010, sehingga terpuruk di klasemen sementara.
sumber : kompas.com
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


