Sekarang Giliran Bea Cukai
komentar
JAKARTA (Pos Kota) - Direktorat atas Rp3 miliar hingga Rp6 miliar Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai seperti terungkap dari Pusat Pe-masih menelusuri dua pejabatnya laporan Analisis Transaksi Keu-yang diduga memiliki rekening di angan (PPATK).
Humas Bea dan Cukai, Evi Suhartanrio, ketika dihubungi mengatakan belum tahu siapa pejabat inisial J dan T yang dimaksud tersebut. Sebab inisial T ada beberapaorang, sedangkan pejabat berinisial J sudah pensiun.Kita tidak mau gegabah karena menyangkut nama baik orang, mohon teman-teman bersabar dalam beberapa hari ini mungkin Pak Dirjen Bea Cukai langsung yang akan ngasih penjelasan," ujar Evi, Jumat (23/4).
Berdasarkan informasi, pejabat inisial J dan T pada tahun 2008 telah diperiksa intern sehubungan laporan PPATK tahun 2007. Dirjen Bea dan Cukai saat itu dijabat Anwar Suprijadi. Terakhir J dikabarkan pernah menjadi pejabat di kanwilBC Bandung dan telah memasuki pensiun beberapa bulan lalu, sedangkanT kini menjadi satu pejabat di kanwil Jakarta. Tetapi apakah inisial J dan T tersebut yang dimaksud, belum dapat dikofirmasi karena inisial nama itu sangat banyak.
DELAPAN ORANG
Dirjen Bea dan Cukai, Tho mas Sugiata, mengaku pihakn ya telah menerima daftar nama-nama pejabat Bea dan Cukai dari PPATK terkait rek ening tidak wajar. Semuanya ada delapan orang.
Dari delapan tersebut satu orang sudah delapan tahun tidak bekerja lagi di Beacukai, satu orang meninggal dan sisanya masih dilakukan penyelidikan. Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengantongi data dari PPATK terkait pejabat bea dan cukai yang memiliki rekening mencurigakan. Dua pejabat yang dimaksud disebut-sebut berinisial T dan J dan memiliki posisi strategis.
Kedua pejabat tesebut memiliki nilai kekayaan yang cukup besar. Dalam catatan Laporan Harta dan Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK,T mempunyai harta senilai Rp 3,97 miliar, memiliki giro senilai Rp 1 miliar hingga rumah dan tanah yang bertebaran di kawasan Bekasi.Sedangkan J pada tahun 2007 memiliki kekayaannya Rp 6,8 M dan memiliki tanah ribuan meter persegi di kawasan Bogor dan sejumlah mobil mewah seperti Jeep Wrangler dan motor Harley Davidson
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


