Penghargaan & Pengakuan
komentar
Saat ini software house / software developer banyak bermunculan di indonesia. Mereka (baca:software developer) merekrut pekerja-pekerja kreatif yang setiap harinya bekerja dengan otak untuk membuat kode program yang abstrak. Pekerja-pekerja ini memiliki karakteristik sendiri. karakteristik mereka jauh berbeda dari pekerja-pekerja biasa. Masalah yang sering muncul mengenai pekerja-pekerja otak ini adalah sulitnya memelihara (min) kondisi psikologis dari pekerja-pekerja ini agar selalu produktif dan loyal terhadap perusahaan.
Masalah terebut biasanya muncul dari kurangnya perhatian perusahaan terhadap apa yang telah mereka hasilkan/kerjakan. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul dari para pekerja-pekerja tersebut yang menggambarkan kurangnya perhatian perusahaan terhadap apa yang telah mereka hasilkan/kerjakan :
- Kalau program/aplikasi yang saya buat telah mendatangkan income bagi perusahaan hingga ratusan juta bahkan miliyaran, Apa adil jika semua itu hanya dibayar dengan gaji bulanan saya yang kurang dari sekian juta ?
- Bagaimana perusahaan menghargai usaha saya dalam menyelesaikan pekerjaan yang saya selesaikan dirumah ? *Karena tidak akan dihitung lembur.
- Ketika saya bisa membuat program/aplikasi canggih karena saya telah memiliki pengalaman dan keahlian lebih dari proses belajar selama ini, bagaimana perusahaan menghargai itu ? apakah ada insentif khusus ketika pekerjaan diselesaikan lebih awal dari schedulesebenarnya ?
- Apakah saya akan selamanya menjadi programmer ? atau adakah jenjang karier yang jelas untuk bidang IT ?
- dsb.
Permasalahan diatas dapat diatasi dengan sebuah mekanisme atau kebijakan mengenai reward & recognition yang dapat benar-benar menghargai setiap prestasi pekerja-pekerja tersebut.
Hal-hal Kecil Mengenai Reward & Recognition
Reward & recognition tidak selalu identik dengan sesuatu yang mahal atau dalam jumlah yang banyak. Laksanakan Reward & recognition berdasarkan prinsiplittle things mean a lot. Hal kecil yang dilakukan secara konsisten akan berarti sangat besar.
Insentif
Memberikan insetif (Tidak harus dalam jumlah besar yang penting konsisten) kepada pekerja akan meningkatkan semangat pekerja yang akan berpengaruh terhadap produktifitas ?
Banyak perusahaan tidak memberikan insentif kepada pekerja-pekerjanya ketika proyek yang dilaksanakan berhasil diselesaikan tepat waktu atau mendatangkan income jangka panjang yang cukup besar bagi perusahaan. Disisi lain, pihak manajerial mengadakan pesta atau acara untuk merayakan keberhasilan proyek.
Dana yang Layak untuk Tugas Keluar Kota
Memberikan dana yang layak kepada pekerja ketika melakukan tugas keluar kota akan membuat pekerja semangat dan nyaman dalam melaksanakan tugasnya.
Masih ada perusahaan yang hanya memberikan dana yang tidak layak kepada pekerja ketika pekerja tersebut melakukan tugas keluar kota. Perusahaan hanya menghitung uang transport saja, sedangkan untuk kebutuhan konsumsi (makan pagi, sore, malem) serta dana cadangan sering kali tidak diperhitungkan. Prinsipnya adalah layak bukan berlebih. Dengan begitu pekerja akan lebih fokus terhadap menyelesaikan pekerjaannya. Bukan fokus terhadap kekhawatiran karena tidak memiliki dana lebih untuk makan dsb.
Nilai Lembur yang Layak
Nilai lembur yang layak akan membuat pekerja semangat dan fokus dalam menyelesaikan pekerjaan untuk mencapai target.
Perusahaan harus memperhatikan nilai lembur ini. Karena nilai pekerjaan yang diselesaikan pada waktu kerja akan berbeda dengan nilai pekerjaan yang dilakukan diluar waktu kerja alias lembur (Biasanya setelah jam kerja. Diatas jam 17.00).
Ada perusahaan yang memberlakukan nilai lembur dengan peningkatan nilai hingga 3 jam pertama. Mis : Jam pertama = Rp.10.000, Jam Kedua meningkat menjadi Rp. 11.000 dan untuk jam ketiga s/d seterusnya Rp.12.500. Peningkatan ini memiliki alasan dan pertimbangan sendiri.
Manajemen proyek yang baik untuk mengelola pekerjaan akan sangat membantu untuk mengelola jumlah jam lembur yang harus diambil oleh pekerja yang sesuai dengan beban pekerjaan.
Pembayaran Gaji
Keteraturan pembayaran gaji sesuai perjanjian akan membuat pekerja fokus dalam menyelesaikan pekerjaan perusahaan.
Keteraturan pembayaran gaji ini sangat berpengaruh terhadap fokus pekerja dalam menyelesaikan pekerjaan yang menjadi kewajibannya dalam sebuah perusahaan. Ketidakteraturan pembayaran gaji akan mengakibatkan seorang pekerja yang tidak memiliki manajemen keuangan yang baik, mengambil proyek diluar kantor. Hal ini akan membuat pekerja tidak fokus terhadap pekerjaannya sendiri.
Mengikutkan Pekerja pada Pelatihan Tertentu
Meningkatkan kemampuan pekerja dengan mengikutkannya pada pelatihan-pelatihan tertentu akan membuat seorang pekerja merasa dihargai. Apalagi pelatihan yang diikuti adalah pelatihan-pelatihan tentang teknologi tertentu yang jarang dilaksanakan dan memiliki sertifikasi yang dapat meningkatkan daya jual pekerja.
Hal-hal diatas adalah sebagian masalah yang masih saja sering terjadi pada software house. (Baca juga : 1 Tahun pertama mendirikan software house adalah investasi)
Hal-hal yang Membuat Reward & Recognition Tidak Dapat Terlaksana Dengan Baik
Berikut adalah hal-hal yang membuat reward & recognition tidak dapat terlaksana dengan baik :
- Perusahaan belum memahami pentingnya kondisi psikologis pekerja otak ini dengan memahami motivasi masing-masing pekerja.
- Perusahaan lebih cenderung memikirkan profit yang besar ketimbang memperhatikan kebutuhan dasar dari pekerja.
- Perusahaan tidak menganggap bahwa pekerja otak ini adalah asset perusahaan untuk jangka panjang dan keberlangsungan hidup perusahaan.
Kesimpulan
Ada banyak cara untuk memberikan reward kepada pekerja-perkerja yang berprestasi. Anda bisa memformulasikan sendiri bentuk-bentuk yang layak agar pekerja yang ada merasa dihargai dan diperhatikan oleh perusahaan. Dengan memperhatikan hal-hal kecil yang dibutuhkan oleh pekerja, akan membuat pekerja menjadi produktif dan loyal. Perhatian ini bukan berarti sangat memanjakan atau memenuhi seluruh keinginan pekerja. Ada mekanisme penilaian dan parameter yang jelas untuk menghargai prestasi pekerja ini agar pemberian reward proper atau sesuai dengan prestasi pekerja.
sumber : http://pinter.in/2010/10/16/penghargaan-pengakuan-reward-recognition/
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


