Bangun Rasa "PERCAYA" dalam Bisnis?? Siapa Takut!!
komentarWaaah kalau membicarakan tentang kepercayaan bisa memakan waktu panjang, tapi tak mengapa mari kita ulas sedikit di www.ripiu.com .
Mungkin kita sering mendengar bahkan berucap sendiri dengan mulut ini tentang kepercayaan.
Saya percaya Tuhan. Dan saya yakin sekali dengan semua yang sudah digariskan oleh-Nya?
Jadi, kamu ga percaya ma aku???, celoteh seorang cewek kepada pacarnya.
Buat apa percaya lagi ma Si A?? Dia kan mang dasarnya tukang bohong..
Nah, dari beberapa cuplikan tadi, tentunya kita tahu dan menyadari kalau kepercayaan merupakan ujung tombak membangun suatu hubungan. Ibarat sebuah barang neh, kepercayaan akan menjadi barang yang sangat mahal, melebihi nyawa kita sendiri dan sudah sepatutnya kita kemas seindah-indahnya dan se-aman mungkin agar tidak rusak.
Anda tentu bisa bayangkan bagaimana orang akan saling membunuh cuma dikarenakan kepercayaan antara mereka sudah hilang dan terganti dengan rasa saling curiga. Dunia akan morat-marit kalau semua orang seperti ini kondisinya serta kita akan hidup dalam kecemasan dan ketakutan di setiap detiknya. Omigot!!
Bila mengulas tentang perihal kepercayaan, saya menjadi teringat dengan kata-kata ibu saya, dan kebetulan beliau pun seorang pembisnis kecil-kecilan bermodal tiga rak etalase kecil pula.
Beliau pernah berujar begini, "Kamu tau ngga, kunci supaya bisa menjalankan terus usaha bisnis sehingga bisa mencapai sukses?"
Saya hanya bisa menggelengkan kepala saat itu.
Lalu beliau pun melanjutkan kata-katanya dengan bahasan yang sedehana dengan gaya bicaranya yang khas.
"Kuncinya cuma satu. Bukan modal uang, bangunan, ataupun keterampilan. Yah, walaupun modal-modal yang tadi bisa jadi pendukung majunya bisnis. Tapi ada satu modal utama yang benar-benar dapat mendongkrak semuanya, yaitu kepercayaan"
Dari sini kita tentunya bisa belajar bahwa kepercayaan tidak hanya diperlukan pada hubungan sosial sehari-hari dengan sesama saja, tapi lebih dari itu.
Pada bidang bisnis khususnya, baik jenis bisnis apa pun itu, tak terkecuali bisnis online dan internet, kepercayaan memegang peranan yang sangat penting. Seorang perintis usaha, dari pedagang asongan keliling saja bisa mendapatkan pinjaman kredit dari bank sampai bermilyar-milyar hanya dengan bermodalkan sebuah surat keterangan atau memo singkat yang berlandaskan sebuah simbol abstrak, yakni adanya saling percaya.
Bila disangkut-pautkan dengan bisnis, jelas bahwa kepercayaan berguna dalam membangun teamwork yang kuat dan network yang luas, yang tentunya secara tidak langsung dapat membuka, menggenjot, dan memperlancar agar rejeki kita tetap ngalir. Hehehe..
Mungkin kata "percaya" dalam bisnis bisa diperoleh dan dibangun melalui sikap-sikap berikut :
1. Transparan
Jangan mencoba membohongi publik, khususnya pelanggan dan rekanan. Utarakan bisnis Anda secara terbuka dan jangan mencoba menyembunyikan sesuatu pada mereka. Justru dengan sikap ini, simbiosis mutualisme akan tercipta, antara Anda dan mereka.
2. Tulus dan selalu perlakukan orang dengan hormat
Point yang satu ini, dapat Anda gunakan dalam membujuk dan mengambil hati pelanggan dan rekanan bisnis agar mau terlibat dengan bisnis kita.
3. Bertanggung jawab dan memegang janji
Jelas, bahwa kata ?percaya?? dibangun dari sikap bertanggung jawab dan dapat memegang janji, karena tanpa keduanya cermin positif untuk menjajakan barang dagangan kita akan terlihat bias. Hehehe..
4. Konsisten
Konsisten lah dengan sikap-sikap yang tadi sudah saya utarakan. Jangan hanya sesekali saja Anda melakukannya atau bahkan bual sambal saja.
Sikap yang satu ini dapat menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan orang lain kepada bisnis Anda.
Nah, intinya seh..
Dalam bisnis, kalau kita mendapat sebuah kepercayaan jangan lah pernah Anda sia-siakan,apalagi kalau datangnya dari pelanggan atau orang-orang yang berpengaruh besar mensukseskan usaha bisnis kita. Dan sebisa mungkin Anda harus bisa mempertahankan, menjaga, bahkan meningkatkan rasa "percaya" itu.
Karena sekali rusak sedikit, nilai dari kepercayaan itu akan sulit untuk kembali utuh seperti semula.
Oia, satu lagi.. jangan pernah takut untuk memulai meningkatkan rasa "percaya" bukan hanya dalam bisnis, tapi pada setiap bidang.
Sudahkah Anda berusaha meningkatkan rasa percaya itu??? :D
by dee'
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


