permata yang tak terlihat
komentar
suatu hari, ketika sedang berbicara, Abu Sa'id (seorang sufi terkemuka dari Persia di abad ke-9 dan ke-10) berkata pada murid-muridna, "Ada banyak permata tersebar di khanaqah ini. mengapa kalian tidak mengumpulkannya?"
murid-muridnya pun mulai mencari-cari, tapi tak ada seorang pun yang menemukan sebuah permata. "kami tidak melihat ada permata," kata mereka.
"berkhidmatlah, berkhdmatlah!" hanya itu yang Abu Sa'id katakan.
dikutip dari Tales from The Land of The Sufis karya Mojdeh Bayat dan Muhammad Ali Jamnia. 1994:89
**
ada hikmah dari setiap kisah. demikian pula dengan kisah seorang sufi yang satu ini.
pernahkah kita berpikir, sejenak saja, bahwa banyak hal yang telah kita lalui dengan sia-sia. sekalippun itu hanya mendengarkan satu atau dua rangkaian kata dari seorang guru. tahukah kita bahwa sebenarnya banyak permata yang tak terlihat dari apa yang telah kita lihat.
menghargai apa dan siapa pun yang ada di depan kita dengan cara yang baik adalah hal yang baik untuk mendapatkan kebaikan-kebaikan lain di luar itu.
dan yang terpenting adalah menjadi pendengan yang baik jika kita ingin ditempatkan sebagai orang yang di dengar dan dihargai.
undzur maa qaala, wa laa tandzur man qaala
lihat apa yang dikatakan bukan siapa yang mengatakan.

semoga kita termasuk hamba Tuhan yang menghargai sesama.
*semoga bermanfaat
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


