Pro Kontra Ujian Nasional

  komentar


Ujian nasional  tinggal menghitung hari khususnya untuk sekolah tingkat SLTP yang sudah ada di depan mata. Persiapan mental n materi pasti uda disiapin jauh-jauh hari. Tapi tetap persiapan mental yang menjadi faktor utama yang mendominasi. Stress, gugup...mungkin itu salah satu faktor yang menyebabkan banyak siswa yang tidak lulus. Bisa saja mereka sudah sangat siap akan materi tetapi begitu soal di depan mata tiba-tiba buyar karena ketakutan yang g beralasan. TIDAK LULUS!!

Banyak pro kontra antara diadakannya ujian nasional. Klo menurut saya, ujian nasional tetap diadakan karena itu sebagai tolak ukur atau mereview apa yang sudah kita pelajarin selama 3 tahun ke belakang. dan menjadi parameter untuk mengukur apakah siswa layak lulus atau tidak. Mungkin dengan aturan saat ini yang mematok nilai minimal yang cukup tinggi, siswa sudah khawatir duluan apakah mereka mampu atau tidak mencapai nilai minimal. Jujur saja, sewaktu saya SMA dengan nilai kelulusan minimal 3 saja sudah membuat saya menjadi beban dan ketakutan akan tidak lulus ditambah ketidakmampuan saya memahami Fisika. wah itu bnr2 jadi momok buat saya..tapi ya dengan perbanyak latihan alhamdulillah lolos juga :p

Setiap tahun nilai minimal kelulusan makin naik tetapi diiringi dengan kualitas soal yang menurut saya semakin menurun. Saya pernah liat contoh soal tahun lalu untuk siswa SLTP yang menurut saya dibandingkan soal yang pernah saya hadapi. soal sekarang lebih mudah dibanding dengan dulu yang perhitungannya yang njelimet (or karena saya udah lbh paham d bndg dl kli yaa :p g tau jg s). Jadi ya dengan sistem yang sekarang masih banyak kekurangannya, mereka (praktisi pendidikan) ingin kualitas SDMnya bagus dengan menaikan standard nilai kelulusan menurut saya perlu dipertimbangkan lagi. Mungkin lebih baik kembali ke sistem pada saat saya SMP, dimana NEM berpengaruh. Jadi siswa memiliki pilihan untuk masuk ke sekolah yang mereka impikan dengan patokan NEM yang sekolah tetapkan. Sehingga siswa menjadi termotivasi untuk mengejar NEM agar bisa masuk ke sekolah favorit mereka.

Sedangkan untuk tidak diadakannya ujian nasional saya kurang setuju. karena apabila tu ditiadakan parameter penilaian mungkin bisa bervariasi dan banyaknya parameter yang mesti dipertimbangkan. Mereka mungkin saja menolak ujian nasional karena sistem yang saat ini sedang berjalan. Saya berharap sekolah bisa menghasilkan keluaran SDM yang bagus dengan sistem pengajaran yang sesuai dan senantiasa memotivasi bukan menekan. Yah, bisa aj para praktisi pendidikan n psikolog kumpul jadi satu buat menciptakan sistem pendidikan yang bagus dan bertujuan memotivasi bukan menakuti. ^^

sumber gambar : www.school-magz.com





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer