PSSI "Miskin", Minta Bantuan Pemerintah untuk Bayar Gaji Pelatih
komentar
Masih ingat dipikiran saya tentang KSN (kongres sepakbola nasional) yang PSSI sempat panas karena pemerintah mengadakan KSN, sampai pada penyampaian butir-butir rekomendasi yang cukup alot sampai ada beberapa rekomendasi yang saya nilai cukup kuat untuk membawa kepentingan rakyat untuk sepakbola pun diributkan oleh Nurdin Halid CS. Nah sekarang saya membaca berita yang cukup menarik tentang PSSI meminta bantuan pemerintah untuk membayar gaji pelatih. Lalu apa PSSI semiskin itu, uang-uang sponsor apa tidak ada?, apakah para pengurus yang sangat bersikukuh untuk tetap berada di kepengurusan PSSI itu juga tidak digaji atau pendapatan PSSI sudah habis untuk membayar gaji pengurus dan hal-hal lainnya sampai untuk membayar pelatih pun tidak mampu.
Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengungkapkan bahwa badan yang dipimpinnya itu akan meminta bantuan pemerintah untuk membayar gaji pelatih baru tim nasional (Timnas) Indonesia. Timnas saat ini tak memiliki pelatih setelah kontrak Benny Dollo berakhir pada Januari lalu.
PSSI sudah meminta bantuan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk mencarikan pelatih baru. KNVB pun merekomendasikan dua nama, yakni Alfred Riedl dan Ruud Krool.
Kendala muncul karena kedua calon pelatih di atas meminta gaji yang tinggi. Riedl, yang merupakan mantan pelatih Laos, meminta gaji sebesar 16.000 dollar AS per bulan (sekitar Rp 144 juta). Pelatih asal Austria itu juga meminta bonus pada setiap turnamen yang diikuti timnas.
"Anggaran biaya sedang disusun. PSSI akan minta bantuan pemerintah untuk menggaji pelatih baru. Biaya lain seperti uji coba pertandingan dan pelatnas akan ditanggung PSSI. Semua gaji dan bonus saat ini sedang disusun oleh Sekjen dan Badan Tim Nasional," kata Nurdin di kantor PSSI, Selasa (13/4/2010).
Kamis (8/4/2010), Riedl sudah mengungkapkan kesediaannya untuk melatih timnas. Namun, karena negosiasi yang masih alot, PSSI pun mulai bergerak untuk mendekati Krool. Hingga pekan ini, negosiasi masih berlangsung.
"Negosiasi masih berlangsung. Kenapa kami lama mencari pelatih baru, ini karena kami tidak mau pelatih yang ecek-ecek. Kami juga masih mempelajari kontrak baru. Jangan sampai kasus Peter White terulang lagi (kontrak putus di tengah jalan)."
"Kami harapkan Mei ini timnas sudah bergerak. Durasi kontrak pelatih baru akan berlangsung selama dua tahun. Kami memasang target juara pada SEA Games 2011, dan masuk final Piala AFF," pungkas Nurdin.
sumber : kompas.com
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


