Daya Saing RI Bakal Setaraf China...!!!


Unique View : 337
Rating : 5 avg / 1 votes
Short URL : http://capc.us/zNOdC
Dibuat tanggal : 21-06-2010, 20:18:59

Komitmen China yang akan melepas fleksibilitas mata uang yuan dinilai sebagai perkembangan yang baik karena memang sudah lama ditekan. Hal ini berarti China sudah memahami tidak bisa lagi terlepas dari norma yang sudah dipakai dunia usaha internasional.

"Pada akhirnya dunia terbuka itu sulit dihindari, mestinya kalau yuan menguat dia tidak akan sekompetitif dahulu dan di sini daya saing kita akan lebih bargaining dengan daya saing mereka," tandas Wakil Ketua Umum Kadin bidang Investasi Chris Kanter, saat ditemui di acara Ernst & Young, di Graha Niaga, Jakarta, Jumat (21/6/2010).

Dia pun menambahkan bila sebaiknya Indonesia memperkuat dan memberdayakan daya saing kita sehingga tingkat kita dalam bersaing dengan yuan ini sama. Seperti diketahui, Bank Sentral China (PBoC) menyatakan kesiapannya untuk mereformasi peg nilai tukar yuan yang telah diterapkan selama 23 bulan.

"Bank Sentral China telah memutuskan untuk melanjutkan reformasi mekanisme nilai tukar renminbi (yuan) dan memperkuat fleksibilitas nilai tukar renminbi," demikian diungkapkan PBoC dalam keterangan tertulisnya.

China secara efektif mematok nilai tukar yuan terhadap dolar AS di USD6,8 sejak Juli 2008. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung sektor manufaktur yang terkena dampak krisis keuangan global.

Peg yuan juga bertujuan melindungi lapangan kerja di sektor manufaktur yang mempekerjakan jutaan tenaga kerja. Fluktuasi nilai tukar yuan yang diperbolehkan PBoC sebelum peg hanya 0,5 persen. Meski begitu, PBoC menegaskan tidak akan ada perubahan besar dalam reformasi yuan.

semoga apa yang di harapkan oleh pemimpin kita dahulu kala menjadi kenyataan yaitu menjadi negara yang makmur.....aminnnnnnnnnnn...^_^

economy.okezone.com





Komentar

Nama :
email :
Smiles