India Cabut Subsidi BBM..!!!
Short URL : http://capc.us/HieBz
Dibuat tanggal : 26-06-2010, 20:15:24

Pemerintah India mengumumkan untuk menderegulasi sektor energi dengan mencabut subsidi BBM. Deregulasi ini akan menaikkan harga BBM dan meningkatkan inflasi India yang saat ini sudah dua digit. Beberapa pihak menilai ini merupakan kebijakan yang tidak populer.
Dibuat tanggal : 26-06-2010, 20:15:24
Pemerintah India mengumumkan untuk menderegulasi sektor energi dengan mencabut subsidi BBM. Deregulasi ini akan menaikkan harga BBM dan meningkatkan inflasi India yang saat ini sudah dua digit. Beberapa pihak menilai ini merupakan kebijakan yang tidak populer.
"Tujuan utama pencabutan bertujuan mengurangi deficit anggaran belanja melalui mencabutan subsidi yang dibayar Pemerintah India ke BUMN migasnya. Harga premium akan mengacu kepada harga pasar," kata Menteri Minyak India S Sundareshan, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (26/6/2010).
Menurut Sundareshan, harga premium per Sabtu dini hari akan naik 3,5 rupe per liter dan solar dua rupe per liter. Dia menambahkan, subsidi solar segera dicabut meski tanpa menyebutkan kapan waktunya. Namun, dia memastikan bahwa Pemerintah India akan segera melakukan intervensi jika harga minyak dunia terus melambung.
Harga gas untuk memasak dan minyak tanah dikenal sebagai bahan bakar orang miskin- tetap disubsidi meski mengalami kenaikan. Minyak tanah akan naik tiga rupe per liter dan gas untuk memasak naik 35 rupe per tabung, ujar panel yang dipimpin oleh Menteri Keuangan India Pranab Mukherjee.
Pencabutan subsidi ini disambut baik oleh pelaku usaha. Mereka menilai BUMN migas telah terbebani dengan memberikan diskon besar kepada BBM dibandingkan harga pasar. Namun, politisi mengkritisi keras kebijakan baru ini.
Perusahaan minyak yang dulu terbebani oleh subsidi ini sekarang bisa menggunakan dananya untuk investasi, ujar Konfederasi Industri India.
"Akibat pengumuman ini harga saham BUMN migas India, Oil and Natural Gas Corp naik 6,35 persen menjadi 1,264 rupe per lembar. Pemerintah melakukan reformasi serius dibidang belanja," papar kepala ekonom Yes Bank Shubhada Rao.
Namun, pengusaha dan ekonom memperingatkan inflasi India yang saat ini 10,16 persen akan naik lagi karena lonjakan harga makanan.
"Sementara partai Komunis mengkritisi kebijakan ini. Langkah ini menunjukkan betapa sangat tidak sensitif dan berperasaannya pemerintah adalah dampak buruk dari kenaikan harga pada rakyat negeri ini," ujar pemimpin senior Komunis Brinda Karat.
Menteri Minyak India Murli Deora memaparkan pencabutan subsidi telah mendapat dukungan dari Kongres India.
Semoga perekonomian India semakin membaik dah...dan keluar dari segala krisis ini ...-_-
economy.okezone.com
Artikel Terkait
Komentar
29-07-2010, 18:25:24
wew.. indonesia keknya akan menyusul