Rajawali Ambil Alih 100% Saham Transpacific Railway Infrastructure

  komentar

Foto: Dok. RNI

JAKARTA - Akhirnya, grup Rajawali mengambil alih kepemilikan 100 persen saham PT Transpacific Railway Infrastructure yang akan menggarap proyek pembangunan angkutan kereta api dan pelabuhan batu bara di Sumatera Selatan.

Proyek tersebut diperkirakan akan membutuhkan investasi sekitar  USD1,5 miliar.

Managing Director Rajawali Group Darjoto Setyawan menjelaskan bahwa transaksi pembelian saham Transpacific dilakukan pada akhir pekan lalu.

“Tepatnya Sabtu, 24 April kita sudah membeli 100 persen saham tersebut dari pemiliknya, Pak Suganda,” ujarnya, melalui pesan singkatnya kepada okezone, di Jakarta, Senin (26/4/2010).

Dia menjelaskan bahwa Transpacific adalah pemilik 80 persen sama  PT Bukit Asam Transpacific Railway (BATR). Sedangkan pemilik yang lain adalah  China Railway Group Limited  (10 persen) dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (10 persen).

Nantinya, BATR akan menggarap jalur kereta api sepanjang 307 kilometer dengan kapasitas angkut 27 juta ton per tahun. Batu bara yang diangkut dalam proyek pembangunan angkutan kereta api dan pelabuhan batu bara itu berasal dari tambang Banko Tengah, Tanjung Enim, Sumatera Selatan hingga Srengsem, Lampung.

Menurut Darjoto, dengan transaksi tersebut Rajawali Group juga akan menguasai pertambangan batu bara di Banko Tengah tersebut. Mengenai berapa porsi dana yang akan dikeluarkan oleh Rajawali, Darjoto mengatakan, “Kalau investasi yang dibutuhkan proyek itu sekitar USD1,5 miliar, maka equity dari kami sekitar 30 persen dari jumlah itulah,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa setelah menjual saham di PT Semen Gresik Tbk, Rajawali akan aktif memasuki bisnis pertambangan.
(css)

sumber http://economy.okezone.com





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer