Tips Nonton Hujan Meteor

  komentar


JAKARTA - Puncak hujan meteor Lyrids diprediksi akan mulai terjadi malam ini, tanggal 22 April dini hari. Para pecinta astronomi tentu tak sabar 'berburu' meteor yang jatuh dari langit. Agar bisa menikmati keindahan fenomena alam ini dengan sempurna, ada beberapa saran yang bisa dijadikan acuan.

Kepala Observatorium Boscha di Lembang, Bandung, Hakim L Malasan memperhitungkan, puncak hujan meteor Lyrids akan terjadi sekira pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB pada 22 April 2010. Hujan meteor ini, menurut Hakim, tidak membahayakan. 

"Jika beruntung, kita bisa lihat Fire Ball, yaitu ledakan besar yang terjadi saat meteor mulai memasuki Bumi. Peristiwa ini berlangsung hanya beberapa detik saja dan ini aman, tidak ada pengaruh ke Bumi. Meteor yang jatuh akan perlahan terkikis habis," terang Hakim saat dihubungi Okezone, Rabu (21/4/2010).

Tak lupa, Hakim pun memberikan beberapa saran bagi pecinta astronomi yang akan menyaksikannya nanti malam. 

Yang pertama, menurut Hakim, lebih leluasa melihatnya dengan mata telanjang. Hujan meteor pun aman dilihat tanpa alat bantu. Justru jika menggunakan teleskop, ujarnya, jarak pandang menjadi sempit dan terbatas.

Kedua, hindari tempat yang terang. Dengan asumsi, cahaya-cahaya terang berada dibawah kita. Misalnya jika di perkotaan, bisa dilihat dari balkon atau atap rumah. 

Ketiga, arahkan pandangan ke arah Timur laut, tepatnya dekat rasi Lyra. Namun bagi astronom amatir yang kurang paham, Hakim punya cara termudah untuk mendeteksi keberadaan hujan meteor. "Cukup dengan melihat sekeliling langit. Dimana ada kelebatan cahaya, kita bisa mengidentifikasi itulah wilayah meteor jatuh," sarannya.

Keempat, bagi yang ingin mengabadikan fenomena ini, gunakan kamera atau video yang memiliki lensa medan luas serta daya sensitifitas tinggi. Tak lupa gunakan tripod agar hasil pengamatan terekam sempurna.

Terakhir, karena pengamatan dilakukan di luar ruangan, tentunya udara akan cukup dingin dan angin malam bisa mengganggu kesehatan. "Terkadang ada astronom yang  begitu terkesima melihat hujan meteor, mereka lupa melindungi tubuh dengan pakaian hangat. Akibatnya perut jadi kram karena kedinginan, atau keesokannya sakit," kata Hakim. Itu sebabnya, Hakim menyarankan para pecinta astronomi menggunakan pakaian hangat agar lebih nyaman saat melakukan pengamatan.

Nah, tips sederhana ini bisa dicoba saat melakukan pengamatan nanti malam. Namun Hakim juga mengingatkan, syarat untuk bisa melihat meteor adalah langit harus cerah. "Jika ternyata langit mendung, ya apa boleh buat, alam kan tidak bisa diprediksi. Tapi saya berharap semoga nanti malam cuacanya mendukung," harapnya.

sumber http://techno.okezone.com/read....





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer