Review : Sita Sings The Blues

  komentar


Written & directed by NINA PALEY cast ANNETTE HANSHAW, NINA PALEY, REENA SHAH, DEBARGO SANYAL, ASEEM CHHABRA, BHAVANA NAGULAPALLY, MANISH ACHARYA based on RAMAYANA based on songs performed by ANNETTE HANSHAW based on the divorce of NINA PALEY released in 2008

 

Nina Paley, seorang animator asal Amerika, diceraikan oleh suaminya ketika suaminya berada di India. Sakit hati dan talenta pun sekali lagi berkolaborasi dalam tubuh seorang seniman dan menghasilkan sebuah karya orisinil yang berbicara secara visual. Hasilnya adalah sebuah film animasi berjudul "Sita Sings The Blues" yang merupakan salah satu film animasi paling personal yang pernah dibuat. Saya tersenyum dan tertawa menonton beberapa adegan dan juga merasa bosan pada beberapa adegan.

 

Sita1


Fokus cerita adalah kisah Ramayana dimana di dalamnya ada kisah cinta antara Rama (Debargo Sanyal) dan Sita (Reena Shah). Kisah tersebut disampaikan melalui 3 narator wayang yang sering menganalisa latar belakang dan motivasi karakter beserta tindakannya, visualisasi akan adegan dan karakternya, ad lib, dan banyak hal unik lainnya. Selain kisah Sita, kita juga melihat kehidupan Nina (Nina Paley) yang ditinggal suaminya ke India dan menemukan suaminya telah berubah sedikit demi sedikit. Kita pun merasakan adanya kesamaan dalam kisah Nina dan Sita. Unsur musikal juga hadir dalam film animasi ini dengan adanya visualisasi sosok Sita lain yang menyanyikan lagu-lagu Annette Hanshaw yang menggambarkan perasaan Sita (dan Nina) dengan tepat.

Animasi 2d sebagai bentuk animasi paling tua masih saya anggap lebih unggul daripada animasi 3d dengan alasan karena animasi 2d sudah mampu mengeluarkan ciri khas imajinasi animatornya secara penuh. Saat ini, animasi 3d masih sibuk dalam hal memperhalus dan membuat efek visual tampak senyata mungkin. Hal ini bisa menjadi jebakan tersendiri untuk para animator karena animasi paling kuat justru dalam bentuk yang paling jauh dari realita.

Film ini di-release di Youtube dan didistibusi secara bebas. Semua penonton berhak men-download film ini dan bahkan memperdagangkan film ini (tentu dengan beberapa peraturan yang berlaku). Nina Paley memang menginginkan film ini untuk bisa ditonton oleh siapa pun tanpa uang menghalangi. Namun, karena hak cipta lagu-lagu Annette Hanshaw yang Ia gunakan dimiliki oleh sebuah perusahaan yang tidak bisa begitu saja memberikan lagu-lagu itu secara gratis kepada Nina. Ia sendiri tidak mau mengganti lagu-lagu tersebut dengan hal yang lain karena lagu-lagu itulah yang menjadi salah satu inspirasi terutama baginya untuk bisa membuat kisah Sita menjadi sebuah kisah yang mampu menembus waktu dan budaya.


Sita2
Semua adegan narator dalam film ini ternyata tidaklah diatur dalam sebuah skenario terlebih dahulu. Yang Nina lakukan hanya mengundang beberapa temannya yang berasal dari India untuk diinterview kemudian menggunakan interview tersebut sebagai sebuah alat narasi. Inilah yang membuat narasinya begitu unik karena kita bisa menemukan fakta bahwa Ramayanan sendiri memiliki banyak versi berbeda bagi orang-orang India dan fakta lain bahwa orang India sendiri kesulitan untuk menyebutkan beberapa nama dalam bahasa Sansekerta itu.

Rasa bosan saya datang ketika saya menonton adegan-adegan musikalnya. Beberapa lagu membuat saya merasa bosan karena lagu tersebut dengan cepat dapat saya terima maksudnya, tapi ternyata lagu-lagu itu masih terus bermain untuk beberapa waktu. Mungkin rasa bosan itu hanya datang karena saya tidak begitu menikmati aliran musik Jazz yang dibawakan Annette.

Adegan unik lainnya adalah sesuatu yang terinspirasi dari film Bollywood yang memiliki durasi panjang. Sesuatu yang berinisial "I". Namun, selipan yang satu ini justru membuat saya merasa filmnya menjadi dragging.




Kunjungi situs Sita Sings The Blues untuk bisa menonton dan mengunduh film ini.http://www.sitasingstheblues.com/

Film ini juga bisa disaksikan di Youtube http://www.youtube.com/watch?v=uZzKtU8eH20&feature=fvst

 

(Diambil dari Labirin Film)





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer