Untuk menghasilkan bisnis yang baik.

  komentar

Dewasa ini perkembangan dan kemajuan teknolgi informasi berjalan sangat cepat. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, penyimpanan dan pengiriman data semakin murah dan semakin baik kualitasnya.Baik individu, institusi, maupun pemerintah ikut melakukan berbagai upaya untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ini. Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya kebutuhan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak semuanya diperoleh dalam lingkungan bisnis. Demikian pula pada saat melakukan pertukaran data dan informasi antar semuanya akan lebih efektif dan efisien jika memanfaatkan teknologi informasi.

Komputer sebagai salah satu bagian dari teknologi informasi saat ini mutlak diperlukan dalam proses belajar, bisnis dan lainya. Dari siswa informatika sampai entrepnreneur. Semuanya memerlukan komputer. Mengapa? Karena, semua orang membutuhkan informasi. Siapa yang menguasai informasi akan menguasai pasar. Dan penyedia informasi terbesar adalah, tentu saja, internet. Internet diakses melalui komputer. Maka kita sangat perlu komputer.

Memang internet bisa diakses lewat ponsel, tetapi penggunaan ponsel untuk fungsi internet pun masih jauh. Sebagian besar pengguna ponsel masih menggunakannya untuk sekedar bertelepon dan sms. Komputer pun bisa menyediakan media pembelajaran yang sangat interaktif, atraktif dibanding media biasa. Selain itu, sekarang hampir semua bidang memerlukan komputer dalam produktifitasnya sehari-hari. Dari pemakaian aplikasi pengolah kata (word processor), database hingga aplikasi spesifik sesuai bidangnya seperti aplikasi untuk pengelolaan bandara, menggambar teknik, dan bidang kedokteran.

Studi kasus Lexmark International

Lexmark International adalah sebuah perusahaan berskala dunia dengan konsentrasi pada produk printer dan solusinya. Lexmark memiliki 12.000 pekerja dan lebih dari 50 kantor cabang penjualan di belahan dunia. Ribuan mitra yang menjual secara eceran produk dari Lexmark di lebih dari 160 negara.Dalam persaingan bisnis  yang sangat ekstrim dan kejam, Lexmark membutuhkan kelengkapan, akurasi, dan ketepatan informasi untuk mendukung keputusan dan strategi yang akan diterapkan. Ini sangat penting apalagi ketika aliran data datang dari Lexmark dan para pengecer atau para penjual produknya. Informasi yang paling penting adalah kelengkapan informasi dari barang, volume penjualan dan tingkatan inventori. System yang lama bekerja lambat, tidak efisien dan terjadi banyak error.Sebagai sebuah solusi Lexmark mengimplementasikan Business Intelegent system dari microStrategy. System ini bisa menangani pembelian, anlisi financial, marketing analisis, manager regional, merchandisers dan memeberikan bagian penjualan untuk menganalisis penjualan dan menginventori data dari desktop atau handphone nya. System ini juga mengijinkan pengguna dengan kemampuannya untuk menelusuri jalur kemampuan penjualan dan tingkatan inventori dari setiap produk yang dihasilkan Lexmark di seluruh dunia.Contohnya perusahaan bisa mengidentifikasi lokasi yang spesifik dari penjual produknya. Peringatan akan diberikan dan dikirimkan ke manager penjualan antara satu jam, pengisian pesanan segera ditempat hal ini akan mencegah stok habis. Dari semuanya kemungkinan $100.000 bisa hilang dari penjualan bisa dipulihkan atau dicegah. Para penjual pendamping dari Lexmark sangat berapresiasi dengan layanan tersebut, menjadikan Lexmark vendor yang lebih dipilih. Kebanyakan pegawai menggunakan sistem ini, pegawai pemula bisa menggunakan informasi untuk meningkatkan kinerja mereka dalam tugas mereka masing-masing. Manajemen bisa lebih baik dalam memahami tren bisnis dan membuat strategy bsinis yang tepat. Mereka lebih memahami apa yang dibutuhkan konsumen dari berbagai Negara dan penjualan, jadi mereka bisa lebih baik dalam membuat keputusan misalnya dalam penetuan harga dan promosi seperti apa yang harus dilakukan.

Business Intelegence System

Perkembangan internet dalam dunia bisnis telah menghasilkan sebuah kedaan yang sngat akurat, cepat dan lengkap dalam segala kebutuhan informasi. Dari contoh kasus Lexmark diatas bahwa dalam persaingan bisnis  yang sangat ekstrim dan kejam, Lexmark membutuhkan kelengkapan, akurasi, dan ketepatan informasi untuk mendukung keputusan danstrategi yang akan diterapkan. Ini sangat penting apalagi ketika aliran data dating dari Lexmark dan para pengecer atau para penjual produknya. Informasi yang paling penting adalah kelengkapan informasi dari barang, volume penjualan dan tingkatan inventori. System yang lama bekerja lambat, tidak efisien dan terjadi banyak error. Permasalahan terjadi dalam ketepatan antara aliran dari patner dan data yang dikirimkan. Dalam pengiriman data hasilnya selalu dicopy ke table excel dan disajikan kedalam laporan, hal ini biasanya membutuhkan empat hari atau lebih untuk menghasilkan jawaban yang dibutuhkan dalam perencanaan bisnis..
Untuk menjawab tantangan diatas maka sebuah perusahaan dengan skala besar seperti Lexmark  terus melakukan pengembangan dari segala aspek terutama aspek sistem informasi baik internal maupun eksternal. Dengan pengembangan sistem informasi yang berkelanjutan diharapkan sebuah perusahaan akan mampu bersaing di era globalisasi ini.
Pada awal 90-an lahirlah Business Intelligence yang didahului oleh kemunculan DSS (Decision Support System) dan kemudian Executive Information System (EIS). Business Intelligence lahir untuk menjawab tantangan yang tidak bisa dipenuhi oleh standard reporting, yaitu yang berkaitan dengan empat hal: accessibility, timeliness, format, data integrity. Business Intelligence memiliki sambungan langsung ke Data Warehouse, hal tersebut saja sudah menjawab dua hal yaitu accessibility dan timeliness. User selalu mendapatkan akses terhadap informasi yang dibutuhkan (accessibility) secara cepat (timeliness).

Business Intelligence memberikan kebebasan kepada users untuk mendefinisikan format laporan sesukanya. Sedangkan Data Integrity dipenuhi oleh Data Warehouse di mana BI ini dijalankan. Salah satu yang menjadi kelebihan dari Business Intelligence adalah dimanjakannya users dengan struktur data yang memudahkan pembuatan report secara self-service dalam bentuk dimensi dan measures. Dengan mengkombinasikan measures dan dimensi yang tepat, users mendapatkan report yang diinginkan. Selanjutnya dia dapat menyajikannya dalam bentuk tabel atau dalam berbagai bentuk grafik yang dapat dipilih. Setelah report disajikan, user diberi fasilitas untuk menyimpan tampilan report tersebut dalam bentuk excel, xml, pdf, jpeg, dll sesuai kebutuhan.

Contoh Business Intelegence System

a.MicroStrategy Business Intelligence

MicroStrategy berkomitmen untuk membantu pengguna bisnis, profesional TI, dan eksekutif membuat keputusan bisnis yang lebih baik setiap hari. Khusus dirancang untuk mendukung aplikasi yang paling menuntut BI, hanya BI MicroStrategy Platform adalah mampu memenuhi semua syarat modern untuk bisnis usaha intelijen:

    * Memberikan Enterprise Skalabilitas dengan High Performance
    * Minimalkan “Sisa-ke-Nilai” (Mengurangi Backlog BI)
    * Memberikan All 5 Styles BI dari Single Arsitektur
    * Paling sedikit sumber daya TI – Terendah Total Cost oOwnership (TCO)
    * Menyediakan Distributed Pemerintahan dengan Kendali Centralized Control

Organisasi semakin menyimpan jumlah data, serta membuat dan berbagi lebih banyak aplikasi dengan semakin banyak pengguna bisnis. Tantangan bagi perusahaan BI tidak hanya untuk skala untuk mendukung peningkatan dramatis ini populasi pengguna, aplikasi BI, dan terabyte informasi tetapi untuk melakukannya sambil memastikan kinerja tinggi minimal biaya tambahan.  MicroStrategy dibangun untuk memenuhi tantangan data ledakan, aplikasi pengembangan, dan pengguna pertumbuhan penduduk. Hanya BI MicroStrategy industri platform perusahaan terbukti memberikan skalabilitas dengan kinerja tinggi – satu-satunya industri yang benar-kekuatan platform BI.
MicroStrategy adalah satu-satunya arsitektur BI mampu mengirimkan semua persyaratan fungsi dalam satu arsitektur:

    * Scorecard dan Panel Kontrol
    * Enterprise Pelaporan
    * OLAP Analisis
    * Advanced dan Input Analisis
    * Alert dan Proaktif Notifikasi

MicroStrategy secara unik cocok untuk melaksanakan terdistribusi pemerintahan model. MicroStrategy keamanan arsitektur memungkinkan BI platform untuk menjadi “departmentalized” – untuk aman pelaporan keuangan, HR pelaporan, penjualan pelaporan, pemasaran pelaporan, atau rantai pasokan analisis – untuk semua fungsi dalam organisasi. MicroStrategy administrasi menyediakan global visibilitas untuk IT sementara memungkinkan departemen untuk mengelola mereka sendiri pengguna dan aplikasi di seluruh perusahaan. MicroStrategy’s metadata memungkinkan pengembangan bersama untuk TI dan departemen lain, sementara penegakan perusahaan praktik terbaik dan perubahan kebijakan manajemen.

b.SAS Business Intelligence

Business Intelligence SAS memberikan anda informasi ketika Anda membutuhkannya, dalam format yang Anda butuhkan. Dengan mengintegrasikan data dari seluruh perusahaan anda dan memberikan pelayanan mandiri pelaporan dan analisis, IT menghabiskan lebih sedikit waktu menanggapi permintaan dan bisnis lebih sedikit waktu yang dihabiskan pengguna mencari informasi. SAS BI juga menawarkan terintegrasi, kuat dan fleksibel untuk presentasi lapisan penuh SAS Analytics luasnya kemampuan, termasuk statistik, prediksi analisis, data dan teks pertambangan, peramalan, dan pengoptimalan – semua terintegrasi dalam konteks bisnis yang lebih baik, pengambilan keputusan lebih cepat.
Komponen Business Intelligence.

  • Vendor lain menyediakan intelijen bisnis semata-mata dalam bentuk laporan historis yang memberi Anda melihat ke belakang namun terbatas insight.SAS Business Intelligence memungkinkan Anda untuk memahami masa lalu, masa kini memantau dan memprediksi hasil bisnis anda ke depan.
  • Hanya SAS Business Intelligence mengintegrasikan data dari seluruh perusahaan anda dan menyediakan pelayanan mandiri pelaporan dan analisis di ujung jari semua orang, jadi pengambil keputusan menghabiskan lebih sedikit waktu mencari jawaban dan lebih banyak waktu mengemudi keputusan strategis.
  • Hanya SAS hadiah yang komprehensif, analisis bisnis yang terintegrasi sepenuhnya kerangka kerja yang alamat pengguna ‘kebutuhan yang berkembang di seluruh perusahaan. Hal ini membuat lebih mudah untuk berbagi konsisten, holistik dilihat dari bisnis dan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan.  
  • SAS perangkat lunak, bersama-sama dengan Pusat Kompetensi BI SAS penawaran layanan, menyediakan infrastruktur dan praktik terbaik untuk membantu Anda mengoptimalkan dan mengendalikan aset informasi Anda.

c. Oracle Business Intelligence (BI)

Oracle Business Intelligence (BI) memberikan solusi yang intuitif, peran intelijen berbasis bagi setiap orang dalam suatu organisasi-dari garis depan para karyawan kepada manajemen senior-yang memungkinkan keputusan yang lebih baik, tindakan, dan proses bisnis. Didasarkan pada praktek-praktek terbaik, solusi ini memungkinkan organisasi untuk memperoleh lebih banyak wawasan dan nilai lebih besar dari berbagai sumber data dan aplikasi, termasuk Oracle E-Business Suite, PeopleSoft, Siebel, JD Edwards, dan sistem pihak ketiga seperti SAP. Aplikasi BI oracle dibangun di BI Suite Oracle Enterprise Edition, komprehensif, inovatif, dan memimpin BI platform. Hal ini memungkinkan organisasi untuk menyadari nilai dari sebuah paket BI Aplikasi, seperti penyebaran cepat, TCO lebih rendah, dan built-in praktik terbaik, sekaligus dapat dengan mudah memperluas solusi mereka untuk memenuhi kebutuhan spesifik mereka, atau membangun aplikasi yang benar-benar kustom BI.

Febriansyah

Hendritianto

M.Diaz Purnama





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer