Samuel Hanya Cari Duit di HUT Israel
komentar
Ramai dibicarakan diberbagai media tentang rumor akan diselenggarakannya HUT Israel yang ke 63 14 Mei mendatang, siapakah dibalik dalang rencana kontroversial ini? kekuatan apakah yang memberanikan dia untuk menyelenggarakan peringatan yang sarat SARA ini, lalu apa motifnya?
Dialah Samuel Dahana alias Unggun Dahana, pria yang aktif sebagai ketua ketua komunitas Pengikut Kristus Pendukung Israel ini memang sudah berlebihan, niatnya untuk mengadakan peringatan kemerdekaan Israel di Indonesia justeru akan berujung masalah. Pasalnya setelah dilarang oleh pihak Kepolisian, namun niatnya untuk menancapkan bendera bintang david itu tidak akan pudar. Ia tetap menggalang solidaritas melalui akun facebooknya untuk menjaring orang sebanyak-banyaknya untuk merayakan hari tersebut.
Kita Dijajah Lagi dan Ternyata Mereka Dibalik Semua ini
Menurut Pakar Politik Indonesia-Israel Zaenal Ihzam, secara tidak langsung ini adalah sebuah genderang penjajahan, karena dahulu saja kolonial belanda tidak diperkenankan untuk mengibarkan bendera mereka di bumi pertiwi, dan perjuangannya hingga 350 tahun untuk melarang itu. Tapi sekarang kalau dengan mudah ini terealisasi, maka kita kembali dijajah.
Menurut Arrahman.com, dari sumber yang dirahasiakan disampaikan bahwa sudah ada orang Indonesia yang merasakan dan mendapatkan kucuran dana haram dari Israel laknatullah. Abu Rizal Bakrie, pemilik TV One -yang paling agresif menyiarkan liputan tentang teroris- adalah salah satu penerima bantuan kerjasama dagang dengan Israel senilai 450 ribu USD.
Benyamin Ketang, Komite Urusan RI-Israel dalam wawancara TV One, Jum?at (13/5/2011) pukul 07.30 WIB pagi tadi menambahkan kalau sudah urusan kucuran dana haram, tidak heran banyak orang halalkan segala urusan, termasuk rayakan kemerdekaan Israel. Teryata, secara diam-diam Indonesia telah menjalin hubungan kerjasama dan memiliki tim loby di negeri ini.
Melalui lembaga bernama Indonesia-Israel Affairs Committe (IIPAC) yang diketuai oleh Benyamin Ketang, lembaga yang didirikan pada 21 Januari 2002 ini menjalankan misi menjalin lobi dengan Israel. Bukan tidak mungkin hasil loby tersebut adalah akan digelarnya acara rayakan kemerdekaan Israel.
IIPAC akan memfasilitasi investor Yahudi dari seluruh dunia untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Komite Urusan Publik Indonesia-Israel ini diyakini akan berperan dalam Pilpres 2014 di Indonesia.
IIPAC memiliki anggaran dasar dan berkedudukan di ibu kota Negara Indonesia dan sesuai dengan kepentingan dan bentuk kerja sama dengan lembaga di luar negeri akan mendirikan perwakilan/representatif di seluruh Indonesia, sesuai dengan hukum undang-undang dan ratifikasi hak asasi internasional Perserikatan Bangsa Bangsa. Jadi, kini Indonesia adalah sahabat Israel.
Terbuka Kedoknya, Samuel Cari Duit
Disisi lain, sang penggagas alias Samuel terbuka kedoknya, terang-terangan dalam Aplikasi RSVP akun facebooknya bahwa ia sedang berusaha mencari uang.
Di account facebook miliknya, Kamis (12/5/2011) Samuel yang jemaat Gereja Kristen Jawa di Bandung itu berterus terang menggalang dana kepada para simpatisan Kristen pro Israel dengan kalimat yang membawa-bawa nama Tuhan sbb:
"Shalom saudaraku, bagi yang ingin MEMBERKATI dan DIBERKATI, silahkan memberkati melalui Rekening BCA 1981953784. Terimakasih. Tuhan Memberkati."

Mengemis dengan bahasa yang halus itu tentu saja sangat aneh dan tidak masuk akal. Pasalnya, dalam wawancaranya kepada wartawan pada hari yang sama, Samuel menyatakan bahwa perayaan HUT Israel yang digagasnya itu hanya akan diikuti segelintir orang. Saya ingin merayakan secara sederhana, paling sekitar 5-10 orang saja, ujar Samuel yang mengaku bekerja sebagai konsultan migas itu.
Seremonial yang digagas pun sangat sederhana, hanya upacara pengibaran bendera Israel, menyanyikan lagu kebangsaan Israel "HATIKVAH, doa pujian, dan ramah tamah.
Untuk acara pengibaran bendera dan nyanyi-nyanyi yang hanya diikuti maksimal 10 orang, bisa-bisanya Samuel Dahana mengemis secara terbuka kepada kominitas? Pengikut Kristus Pendukung Israel? Apakah pengibaran bendera Israel dan menyanyikan lagu kebangsaan Israel sangat mahal harganya, sehingga gaji Samuel Dahana sebagai konsultan migas itu tidak cukup untuk membiayai HUT Israel? Semua jawabannya hanya Samuel yang tahu.
Ahmad Ikhsan Ramadhan
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


