South Beach Diet
komentar
South Beach, adalah program diet terbaru yang banyak digemari di Amerika. Sejauh ini, bukunya telah terjual lebih dari lima juta copy, dan selama satu tahun, berhasil menduduki posisi pertama dalam daftar bestseller New York Times.
Memang, apa hebatnya program diet ini?
Program diet ini menjadi begitu populer karena berani menjanjikan penurunan berat badan hingga mencapai 13lb hanya dalam dua minggu, dan sebagian besar penurunan berat badan tersebut berasal dari bagian perut.
Nah, dengan janji seperti itu, siapa yang bisa menolaknya?
Diet apa ini sebenarnya?
Pada awalnya, Dr Agatston, seorang ahli penyakit jantung dari Amerika, membuat program diet South Beach ini untuk para pasiennya. Tujuan utamanya tentu saja adalah untuk meningkatkan kondisi kesehatan pasiennya.
Namun, setelah melakukan pengamatan, selain mampu memberikan peningkatan pada kondisi kesehatan pasiennya, ternyata program diet ini juga berhasil menurunkan berat badan pasiennya secara significant.
Dr Agatston, mengklaim bahwa program dietnya ini bukanlah diet rendah kalori, melainkan diet yang difokuskan untuk memilih jenis karbohidrat dan lemak yang 'tepat.' Bahkan menurutnya, South Beach Diet ini di dasari oleh GI Diet.
Namun dalam prakteknya, diet ini sangat membatasi jumlah karbohidrat, terutama pada dua minggu pertama, sebelum akhirnya karbohidrat dengan GI rendah diperbolehkan.
Selain itu, program diet ini juga merekomendasikan untuk mengganti lemak jenuh (saturates) dengan lemak tak jenuh (unsaturates).
Apa teorinya?
South Beach Diet menggunakan prinsip yang sama dengan prinsip dari diet lain yang berbasis Glycaemic Index.
Setelah makan, karbohidrat yang terdapat di dalam makanan akan diubah menjadi gula, yang kemudian akan diserap ke dalam darah dan mengakibatkan peningkatan kadar gula dalam darah.
Sebagai respon atas peningkatan gula darah ini, tubuh akan melepaskan hormon insulin dari pankreas untuk menghilangkan gula dari darah.
Makanan yang banyak mengandung karbohidrat dengan glycaemic index yang tinggi, akan menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat secara drastis.
Untuk mengatasinya, tubuh akan banyak melepaskan insulin. Dan ini akan menyebabkan kadar gula darah menjadi turun secara drastis, membuat anda kehilangan energi, dan lebih cepat lapar sehingga ingin makan lagi.
Jika pola seperti ini terjadi berulang-ulang, maka sepertinya berat badan anda akan bertambah sebagai akibat dari makan berlebih. Dan yang lebih buruk lagi, tubuh anda akan menjadi kebal terhadap aksi dari insulin.
Saat itu terjadi, maka tubuh anda menjadi semakin efektif dalam menyimpan lemak, terutama ditubuh bagian tengah. Tidak mengherankan jika kemudian anda dianjurkan untuk menghindari makanan dengan tingkat GI yang tinggi agar berat badan anda menurun.
Sebaliknya, karbohidrat dengan tingkat glycaemic index yang rendah, akan melepaskan gula secara perlahan ke dalam darah, memberikan anda supply energi secara mantap dan membuat anda merasa kenyang lebih lama, sehingga memperkecil kemungkinan untuk makan berlebih.
Selain itu juga memperkecil kemungkinan tubuh anda untuk menjadi kebal terhadap efek insulin sehingga bisa membakar lemak dengan lebih efisien. Karena itulah, makanan dengan tingkat GI yang rendah direkomendasikan jika anda ingin menurunkan berat badan.
Bagaimana dengan lemak?
Seperti yang mungkin biasa anda harapkan dari seorang ahli jantung, cara diet South Beach ini tentu juga akan menyinggung tentang lemak.
Bahkan, program diet ini merekomendasikan anda untuk menghindari makanan yang banyak mengaandung lemak saturates (jenuh) dan menggantinya dengan jenis lemak yang lebih sehat, yaitu monounsaturates misalnya minyak zaitun.
Lalu, bagaimana cara mengikuti diet ini?
Sama seperti cara diet lain, untuk mengikuti program diet South Beach ini anda diwajibkan untuk melewati tiga tahap.
Pada tahap pertama, sebagian besar karbohidrat dilarang dengan tujuan untuk memberikan waktu bagi tubuh anda agar bisa beristirahat sepenuhnya dari kadar gula dan insulin yang turun naik, sehingga tubuh anda tidak lagi menjadi kebal terhadap reaksi insulin.
Selama menjalani tahap pertama ini, makanan-makanan yang dilarang antara lain roti, nasi, kentang, pasta, buah, susu, gula, kue, biskuit, ice cream, dan alkohol.
Beberapa sayuran dengan GI rendah diperbolehkan misalnya brocoli dan kubis. Tahap pertama ini difokuskan untuk memakan daging, ayam, ikan, keju rendah lemak, telur, beberapa jenis kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Tahap ini harus dijalani selama 14 hari.
Pada tahap ke dua, makanan dengan GI rendah mulai diperbolehkan, antara lain buah-buahan, roti, cereal dan pasta yang terbuat dari gandum utuh, dan susu rendah lemak. Tujuannya adalah untuk tetap menjalani tahap ini sampai target penurunan berat badan tercapai.
Yang terakhir, pada tahap ketiga, jenis makanan yang diperbolehkan mulai diperbanyak. Tahap ketiga ini ditujukan untuk mempertahankan berat badan ideal yang telah anda dapatkan dan diet yang direkomendasikan.
Pada masing-masing tahap, tidak ada batas mengenai jumlah porsi. Anda dibebaskan untuk makan sebanyak yang anda suka, dan anda di anjurkan untuk makan tiga kali sehari dan ngemil.
Berapa banyak berat badan saya bisa turun?
South Beach Diet mengklaim bahwa anda bisa menurunkan berat badan sebanyak 8-13lbs dalam dua minggu pertama. Begitu anda memasuki tahap kedua, maka anda bisa berharap berat badan anda akan turun sebanyak 1-2 lbs per minggu.
Apa kelebihan dari cara diet South Beach Diet ini?
Cara diet ini merekomendasikan anda untuk mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak saturates dan mengggantikannya dengan jenis lemak yang lebih sehat.
Selain itu, program diet ini juga berbasis GI, yang secara umum mendorong anda untuk menjauhi junk food dan mengurangi makanan yang banyak mengandung karbohidrat.
Dan kekurangannya?
Untuk bisa melewati tahap pertama, yang sangat membatasi karbohidrat akan membutuhkan kemauan yang kuat dan mungkin akan membuat tubuh anda merasa lesu dan lemas.
Selain itu, pada tahap ini buah dan sayuran juga tidak diperbolehkan, yang mungkin akan menyebabkan anda kekurangan beberapa jenis vitamin dan mineral.
Pada tahap pertama ini, dengan mengeliminasi semua jenis karbohidrat berarti anda harus mengurangi beberapa jenis makanan yang kaya akan serat, vitamin dan mineral. Misalnya roti dan sereal yang terbuat dari gandum utuh dan dipaket dengan serat, vitamin B dan zat besi, serta susu yang kaya akan kalsium dan zinc.
Apa yang dikatakan oleh para ahli?
Secara umum, para ahli nutrisi dan diet mendukung cara diet yang berbasis Glycaemic Index.
Meski mereka percaya akan manfaat dari memilih makanan dengan nilai GI rendah, tapi mereka juga beranggapan bahwa makanan dengan nilai GI tinggi seharusnya juga tidak boleh dilarang, sebab jika makanan sudah bercampur maka nilai GI bisa berubah.
Beberapa ahli juga menentang cara diet yang merekomendasikan untuk mengurangi makanan dengan karbohidrat yang sudah diproses, dan mengganti makanan yang mengandung lemak saturates dengan lemak monounsaturates.
Para ahli nutrisi umumnya juga kurang setuju dengan tingkat penurunan berat badan yang direkomendasikan oleh program diet ini.
Panduan umum mengenai penurunan yang direkomendasikan adalah tidak lebih dari 2lbs per minggu, sehingga para ahli sangat prihatin dengan cara diet ini yang menganjurkan penurunan berat badan secara drastis pada dua minggu pertama.
Mereka mengatakan bahwa cara diet seperti ini tidak sehat, dan penurunan berat badan yang terjadi hanyalah akibat dari pengurangan jumlah kalori secara drastis dengan cara melarang semua karbohidrat.
Selain itu, para ahli nutrisi dan fitness juga percaya bahwa untuk menghilangkan lemak hanya dari salah satu bagian tubuh saja, itu adalah hal yang tidak mungkin.
Apa beda cara berdiet seperti ini dengan Atkins Diet?
Perbedaan utamanya terletak pada jumlah dan jenis makanan berlemak yang direkomendasikan.
Jika mengikuti cara diet Dr Atkins, maka anda bebas untuk makan makanan yang banyak mengandung lemak saturates misalnya keju, mentega, dan cream.
Sedangkan jika mengikuti cara diet South Beach ini, anda dianjurkan untuk memilih makanan yang tidak banyak mengandung lemak saturates.
Itu berarti bahwa daging rendah lemak, ayam tanpa kulit, dan keju rendah lemak masih diperbolehkan, tapi makanan seperti cream dan mentega harus dibatasi.
Selain itu, South Beach Diet juga sangat menekankan pada jenis lemak monounsaturates, misalnya minyak zaitun.
Cara diet Dr Atkins juga lebih ketat mengenai karbohidrat, sehingga sangat membatasi jenis buah dan sayuran.
Sementara cara diet South Beach ini malah mendorong anda untuk menyertakan buah dan sayuran ke dalam diet, serta karbohidrat dengan nilai GI rendah setelah anda memasuki tahap ke dua.
Kesimpulannya?
Secara umum, kemauan yang keras hanya dibutuhkan pada tahap pertama.
Tapi para ahli juga banyak yang mengkhawatirkan efek negatif dari tahap pertama ini, karena tahap ini sangat ketat terhadap jumlah karbohidrat, dan merekomendasikan penurunan berat badan hingga mencapai 13lbs.
Meski sebagian besar orang tentu suka bila bisa menurunkan berat badan secara significant dalam waku singkat, tapi itu sebenarnya bukanlah cara diet yang sehat, dan sayangnya, berat badan anda akan kembali naik begitu anda mulai kembali ke kebiasaan lama.
Dan hal itu bukan cuma akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh anda, tapi juga pada mental anda.
Tidak seperti diet lain, setelah melewati tahap awal, hanya sedikit larangan yang terdapat dalam cara diet seperti ini. Tidak ada kelompok makanan utama yang dielinasi, sejumlah besar buah dan sayur direkomendasikan dan secara umum diet ini mengikut prinsip dasar dari pola makan yang sehat.
Diet yang berbasis pada prinsip Glycaemic Index makin banyak disukai, dan South Beach Diet ini cocok dengan prinsip ini.
Selain itu, diet ini juga tidak mengharuskan anda untuk menjadi kelaparan atau berpuasa dan sangat memperhatikan masalah kesehatan.
Untuk jangka panjang, cara diet seperti ini akan lebih baik, terutama jika anda menghindari tahap pertama dan langsung memulai dari tahap ke dua.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


