Sudut-sudut Bandung Tempo Dahoeloe Bag1

  komentar

kalau lihat bandung tempo dulu, kayanya adem banget yah dibanding sekarang. Lahan-lahan masih kosong, masih hijau. 

Keberadaan sawah yang cukup luas di sekitar Kota Bandung tempo doeloe menandakan bahwa sebagian besar masyarakat pribumi bekerja sebagai petani.

Pesawahan di sekitar kawasan Jln Buah Batu (1930-an). Jalan ini baru dibangun pada tahun1942 dan panjangnya pun baru mencapai Jln Kancra.

 

Jalan Viaduct

Viaduct tahun 1950-an

Kalau orang Bandung mungkin sudah tidak asing dengan jalan ini, jalan yang berada dekat dengan stasiun bandung, braga, abc dan wastukencana.

Viaduct artinya : "melalui lintasan bawah". Pembangunan Viaduct dimaksudkan untuk menghindari terjadi pertemuan langsung dua lintasan jalan, misalnya antara jalur kareat api dan jalan raya.
Dua buah viaduct untuk jalan raya dan jalan kereta api terdapat di kota Bandung, yaitu yang pertama di Pasir Kalikiweg dibangun pada tahun 1890-an dan yang kedua di Kebon Jukut dibangun pada tahun 1939. Masyarakat sangat mengenal Viaduct dan menjadikannya sebagai salah satu landmark kota.

Viaduct Pasir Kalikiweg (1920-an)- bisa terlihat jelas rel kereta api

Alun-alun

Pada mulanya nama berubah menjadi Jln Raja Timur (mulai dari Jln. Pasar Baru ke Timur) dan Jln Raja Barat. Perubahan kedua terjadi pada tahun 1955, yaitu Jln Raja Timur terbagi dua menjadi Jln Raja Timur (mulai simpang lima ke timur ) dan Jln Asia Afrika. Pada tahun 1966, Jln Raja Timur menjadi Jln Jendral A. Yani dan Jln Raja Barat menjadi Jln. Jendral Sudirman.


Suasana Grote Postweg di timur Alun-Alun (akhir 1930-an)


Grote Postweg (Depan Homann 1912)

Grote Postweg (Depan Homann 1937)

Panorama Grote Postweg (ke barat) di depan
Grand Hotel Homann
(1939)

 


Panorama Grote Postweg (ke arah timur)
di depan Toko Buku Vorkink (akhir 1920-an)

 

Jalan Braga

Simpang Grote Postweg dan Bragaweg (1930-an)

Persimpangan Grote Posweg dan Jln Braga (1954). Nama Societeit Concordia masih terpampang pada
bagian atas gedung bekas Societeit Concordia.


 





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer