Tetap sehat dan cantik saat berpuasa

  komentar


Puasa secara sederhana diartikan tidak makan dan minum dalam jangka waktu tertentu. Sabagian orang mengatakan bahwa puasa menyehatkan badan karena pada saat  itu terjadi proses detoksifikasi atau pengeluaran racun dari dalam tubuh. Organ-organ yang biasa bekerja keras mencerna makanan untuk sementara  waktu diistirahatkan sehingga dapat mencegah berbagai macam penyakit yang bersumber dari makanan. Namun, pada saat puasa tubuh akan terasa lemah pada siang hari akibat berkurangnya energi dalam tubuh. Penampilanpun kurang menarik akibat bau mulut yang menganggu, wajah pucat akibat dehidrasi. Berikut ini adalah tips sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh dan penampilan agar tetap menarik selama puasa berlangsung, selamat mecoba.

1. Mengatasi bau mulut

Bau mulut bisa di sebabkan gangguan pada gigi, rongga mulut ataupun kondisi pencernaan yang kurang baik. Untuk mengatasinya priksakan gigi ke dokter setiap 6 bulan sekali. Bila perlu lakukanlah pembersihan karang gigi. Mengosok gigi secara teratur setelah makan saur, buka puasa dan sebelum tidur, dapat mencegah timbulnya karang gigi. Cara sederhana yang dapat dilakukan adalah berkumur dengan air rendaman cengkeh atau daun sirih. 3 butir bungga cengkeh direndam dalam gelas, kemudian diberi air panas, tutup gelas biarkan hingga air rendaman dingin. Setelah dingin dapat digunakan untuk  berkumur. Bila tidak memiliki bungga cengkeh dapat diganti dengan 3 lembar daun sirih.

Bila gigi dan mulut sudah baik, tetapi masih timbul bau mulut dimungkinkan karena pencernaan yang kurang baik akibat pola makan yang salah. Karena itu dianjurkan untuk mengkonsumsi buah-buahan segar dan sayuran hijau saat saur dan buka puasa.

2. Pengaturan pola makan

Pada saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang manis, karena gula akan lebih mudah diubah menjadi enegi dan pencernaan tidak “kaget” langsung bekerja keras mencerna setelah berjam-jam istirahat. Makanan yang dianjurkan adalah kurma, buah pisang, pepaya, apel manis, bengkoang dan buah-buahan segar yang lain yang manis dan mengandung banyak air. Hindari makanan yang pedas, asam,  beralkohol, bersantan, gorengan,  camilan yang mengandung MSG dan makanan yang keras. Pada saat berbuk makan secukupnya, makan besar dilakukan 1-1,5 jam setelah berbuka menu yang dapat dipilih sama seperti saat sahur yakni karbohidrat seperti nasi beras merah, roti, kentang, umbi, dan jagung. Sumber protein: ikan, telur, kacang-kacangan, tahu tempe (bagi anda yang tidak memiliki riwayat alergi makanan). Sumber lemak: daging dan susu. Perbanyak serat dengan sayuran hijau. Setelah makan jangan langsung tidur, beri jarak 1-2 jam agar makanan dapat tercerna dengan baik.

Perbanyak minum air putih 8 gelas per hari tetap dikuka pada malam hari dan saur, untuk mencukupi kebutuhan cairan.

3.Aktifitas fisik

Walaupun sedang berpuasa olah raga ringan tetap dapat dilakukan pada sore hari dan dapat pula dilakukan peregangan  tubuh setelah bangun tidur.

4.Relaksasi

Relaksasi dapat dilakukan dengan menghirup udara segar pada pagi hari dengan rumus 3-3-6, menghirup nafas 3 hitungan, tahan 3 hitungan dan lepaskan 6 hitungan.

5.Istirahat cukup

Istirahat dengan tidur cukup minimal 8 jam per hari, usahakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.

6.Perawatan diri

Menggunakan handbody dan liphbalm setelah mandi.





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer