Tips Marketing Pada Wanita
komentar
Kau pasti kesal jika merasa tahu sesuatu padahal sebenarnya tidak, betul? Itulah yang terjadi pada Margie Zable Fisher, President of Zable Fisher Public Relations, saat dia membaca “Why She Buys,” yang ditulis oleh Bridget Brennan, Crown Business, 2009. Margie adalah seorang wanita, marketer dan pengusaha, jadi dia seharusnya lebih tahu apa yang membuat wanita mau membeli, betul?
Salah. Dia malah banyak belajar dari buku tersebut. Buku itu memberikannya banyak informasi dan contoh-contoh nyata yang sangat berharga. Di dalam buku tersebut di jelaskan mengenai 5 trend global yang memacu peningkatan market wanita, cara membuat produk yang fokus untuk wanita, hal-hal fundamental, dan banyak lagi. Salah satu bagian favoritnya adalah tentang bagaimana cara memasarkan pada wanita.
Berikut ini beberapa diantaranya:
1. Wanita adalah yang pertama, dan konsumen adalah yang kedua. Jadi, untuk memasarkan pada konsumen wanita, ketahui dulu menganai perbedaan gender.
2. Wanita berpengaruh besar terhadap ekonomi. Berikut ini statistiknya:
- 80% pembelian pakaian (pria, wanita dan anak-anak) di lakukan oleh wanita.
- 52% dari semua pembelian kendaraan di lakukan oleh wanita (dan 85% di pengaruhi oleh wanita)
- 40% konsumen elektronik adalah wanita (dan 61% pembelian di pengaruhi oleh wanita)
- 70% pembelian produk perawatan di lakukan oleh wanita.
- 70% pengambilan keputusan mengenai travelling di pegang oleh wanita
- 90% wanita berpartisipasi dalah pengambilan keputusan mengenai rumah dan investasi
- 20% pembelian rumah di lakukan oleh wanita single (dan 91% pembelian di pengaruhi oleh wanita)
Brennan juga menawarkan lima perbedaan gender yang mempengaruhi marketing pada wanita:
1. Wanita dan pria mendefinisikan pencapaian dengan cara yang berbeda:
- Pria ingin menjadi independen dan wanita ingin merasa di butuhkan.
- Pria enggan meminta tolong dan wanita sangat suka minta atau di tolong.
- Pria suka bersaing dengan sesama dan wanita bersaing dengan dirinya sendiri.
2. Wanita saling berhubungan dengan cara mengutarakan perasaan dan mengemukakan kelemahan. Pria saling berubungan dengan cara melakukan aktivitas dan menyembunyikan kelemahan.
- Wanita berbicara tentang perasaannya dan suka memberi serta menerima pujian.
- Menjadi pembeli yang cerdas adalah sebuah status bagi wanita.
3. Cara bicara wanita lebih mempengaruhi ketimbang pria. Mereka lebih fokus pada detail dan mengutarakannya kesukaan mereka terhadap suatu produk atau jasa pada temannya.
- Pria lebih tertarik pada cara kerja dari sesuatu, sedangkan wanita lebih tertarik pada manfaatnya.
- Wanita lebih merespon pada cerita ketimbang detail informasi mengenai suatu produk.
4. Wanita punya ingatan yang lebih kuat dan detail dari suatu pengalaman, baik yang menyenangkan atau yang tidak menyenangkan.
5. Wanita menghindari situasi pertentangan. Sedangkan pria menghindari suasana emosional.
Jika ingin memanfaatkan semua informasi ini, berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan agar lebih sukses saat melakukan marketing pada wanita:
- Utamakan pelayanan, dan berikan bantuan secara langsung (orang ke orang, bukan mesin).
- Manfaatkan konsumen wanita untuk memperluas jangkauan. Wanita senang memberi tahu orang lain jika menemukan atau mengalami sesuatu yang menyenangkan.
- Sertakan mereka dalam program testimonial, loyalty dan refferal.
- Tunjukkan kepedulian.
- Pastikan untuk selalu menawarkan sesuatu yang sangat menguntungkan.
- Demonstrasikan penghargaan dengan rutin berterima kasih.
- Pancing dengan keuntungan, bukan cara kerjanya.
- Gunakan kisah pada marketing.
- Persiapkan dukungan dan testimoni dari pihak ketiga.
- Percantik detail.
- Minta masukan.
- Hindari gambar dan bahasa yang melanggar.
- Tonjolkan qualitas positif tanpa harus terlalu menjelek-jelekkan pesaing.
Di terjemahkan dari What You Don’t Know About Marketing to Women.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


