Tips Mengatasi Udara Panas Dalam Rumah Tanpa AC
komentar
Karena akhir-akhir ini udara cukup panas, meskipun rumah ane di Bandung tetap saja merasakan udara yang panas apalagi dikota-kota yang sudah terkenal panas. Meskipun denger-denger diakibatkan oleh angin dikatulistiwa, tapi mungkin sebaiknya kita mencari cara yang murah meriah untuk mengatasi udara panas di dalam rumah tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak. Berikut ini beberapa tips dari saya untuk membuat ruangan anda tidak terlalu panas.
1. Beberapa rumah yang memiliki atap misalny yang berplafom / langit-langit rumah, mau itu gipsum atau asbes atau triplek dll. Berikanlah rongga pembuang udara antara genteng dng langit-langit rumah. Dikarenakan udara yang berada antara langit-langit rumah dan genteng mirip dengan sebuah kemah di siang hari. Udara didalamnya cukup untuk membuat ruangan dibawahnya merasakan panas. Lebih bagus memberikan alat penghisap panas (exhaust fan harganya cukup murah dan listrik tidak terlalu besar), ataupun memberikan rongga udara masuk dan udara keluar dengan memanfaatkan angin untuk membuang panas.
2. Membuka ventilasi-ventilasi di rumah apalagi sekitar jam 11-2 merupakan jam yang cukup panas ketika matahari berada antara 70-110 derajat. Di usahakan membuka jendela atau ventilasi-ventilasi didalam rumah.
3. Menggunakan kipas angin untuk membuang panas bukan hanya untuk mendinginkan ruangan, kebetulan kamar saya berada di lantai atas dan langsung besentuhan dengan udara luar. Sekitar jam 5- 7 malam merupakan transisi antara udara panas dan udara dingin. Saya sering menggunakan kipas angin untuk membuang panas dan membuka ventilasi disekitar kamar. Sehingga udara di dalam yang panas kebuang dan masuk udara dingin saat malam hari. Meskipun dengan kosenkuensi nyamuk masuk.
4. Untuk point 3 bisa menggunakan kipas angin juga bisa mendapatkan exhaust fan untuk mengalirkan udara panas ke luar.
5. Mengurangi pemakaian lampu dengan watt besar apalagi menggunakan lampu pijar.
6. Menggunakan cat rumah dengan warna yang sejuk bukan warna yang menyerap panas dengan cepat dan lambat untuk emngeluarkan panas.
7. Menyimpan benda-benda elktronik seperti tv, komputer dll tidak jauh dari ventilasi udara, supaya udara panas yang dihasilkan cepat keluar.
8. Menggunakan benda-benda elektronik yang menghasilkan panas rendah misalnya monitor lcd dari pada monitor CRT.
9. Meletakkan dinding tanaman di bidang bertekanan udara positif. Kelembaban tanaman terbawa oleh angin sehingga mendinginkan udara.
10. Sekitar rumah banyak ditanami tanaman kalau bisa pohon sehingga banyak menghasilkan oksigen dan menyerap karbon.
11. Tidak menggunakan benda-benda yang memantukkan cahaya matahari misalnya lantai di teras rumah kalau bisa pakai yang doff sehingga tidak memantulkan cahaya matahari.
Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer


