"Wagina Bicara (Lagi)": Berhati-hatilah Kaum Pria!

  komentar


"Menjadi janda itu tidak salah. Hanya repot saja. Apalagi jika pihak wanitanya yang menuntut cerai" begitu kira-kira kesimpulan dari FTV "Wagina Bicara (Lagi) [WB(L)]".

WB(L) adalah judul keempat dari FTV pilihan SCTV dalam tajuk "SINEMA WAJAH INDONESIA". FTV ini sekiranya akan diputar pada hari Sabtu awal Juni 2011, dengan jam tayang pukul 22.30 WIB.

WG(L) bukanlah kelanjutan dari judul yang sama yang diputar di tahun lalu, walau masih dibintangi oleh Kinaryosih (masih sebagai Wagina) dan Tabah Panemuan (yang kini berperan sebagai Pak Jendro, atasan Wagina) serta skenarionya masih ditulis oleh Arswendo Atmowiloto.

Jika tahun lalu "Wagina" disutradarai oleh Dedi Setiadi, maka tahun ini sosok Achiel N. Nasrun lah (bapaknya "Lupus" layar lebar) yang menggawanginya secara tehnis.

Tanpa meremehkan tim "Wagina" di tahun lalu, tim WB(L) ini juga termasuk tim yang solid dan mempunyai sikap profesional tinggi. Shoting Days yang semula diperkirakan memakan waktu 12 hari (karena meliputi set di Bekasi, Solo dan Wonogiri) bisa diselesaikan dalam waktu 10 hari.

Kru gabungan tim Jakarta - Solo yang dipimpin oleh Alfian Bumolo (selaku Pimpinan Produksi) ini benar-benar bekerja hingga kadang menjelang Subuh, setiap harinya, guna menyelesaikan FTV "WB(L)".  Sebuah prestasi yang membanggakan.  Dan (bagi saya) bisa menebus kekurangan yang ada di FTV sebelumnya, yaitu "Mahasmara" (kebetulan dipinpin oleh Alfian Bumolo serta proses editing oleh saya juga).

Adapun kisah WB(L) sendiri masih bercerita seputar buruh wanita (yang diperankan dengan baik oleh Kinaryosih) yang mencoba memperjuangkan haknya sebagai wanita, tapi bukan sebagai kaum tertindas dan kaum lemah. Wagina adalah seorang isteri (lagi) yang menuntut cerai dari suaminya, Sam (diperankan cukup menarik oleh Billy Bujanger), sosok anak bontot dan pemalas.  Anak kedua dari seorang terpandang di sebuah dusun di Wonogiri (diperankan oleh K.R.A. Kies Slamet dan Tatik Wardiyono) ini kerjanya hanya menghabiskan harta orang tuanya  dengan cara judi, mabuk dan main perempuan.

Walau ditentang oleh keluarga Sam, Wagina dengan segala keluguan dan ketegarannya, tetap berhasil membawa kedua buah hati mereka untuk menyingkir dari perlakuan semena-mena sang suami (berbeda dengan kisah "Wagina" sebelumnya). Sementara sang ibu (Jajang C, Noer) sama sekali tidak berkomentar atau mengeluh. Padahal nasib Wagina. anaknya, tidak jauh dari keadaannya.

Di sisi lain, kakak ipar Wagina (Inez Nugroho) mulai menaruh simpati pada mantan adik iparnya. Namun ia tidak bisa berbuat apa-apa dengan kebengalan adiknya karena dirinya juga janda (tanpa anak) akibat sikap keras ayahnya.

Sementara itu "keberanian" Wagina menabrak tatanan di kantornya mulai berbuah dipecatnya dirinya oleh istri Pak Jendro (Dhenaya). Bukan karena 'kelancangannya', melainkan lebih karena sikap cemburu berlebihan akibat kelakuan Pak Jendro di masa lalu.

Dengan segala kemalangan yang didera, Wagina masih berusaha tegar dan menyembunyikan keadaan sebenarnya kepada kedua anakanya (Arifa Daulay dan M. Leo Arya Putra). Bagaimana kisah selanjutnya? Tunggu dan saksikan FTV "Wagina Bicara (Lagi)" di SCTV.





Ripiu comments powered by Disqus



Ripiu.com © 2010 Kreatifroom - Best View with All Major Browser except Internet Explorer